Tiga Golongan Orang yang Dibolehkan Mengemis oleh Rasulullah SAW

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 14 Oktober 2018 18:00
Tiga Golongan Orang yang Dibolehkan Mengemis oleh Rasulullah SAW
Meminta-minta sangat tidak diperkenankan dalam Islam.

Dream - Kita sering mendengar petuah ini: " Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah." Maksud petuah yang sebenarnya adalah hadis Rasulullah Muhammad SAW ini adalah imbauan agar kita lebih banyak memberi daripada menerima.

Dalam Islam, dikenal adanya amalan sedekah, yaitu pemberian sebagian harta kepada mereka yang membutuhkan. Bahkan sedekah diganjar dengan banyak sekali kebaikan, mulai dari pembuka pintu rezeki sampai penolak bala' atau keburukan.

Umat Islam juga diharuskan untuk tidak meminta-minta kepada yang lain dalam keadaan apapun. Terutama jika memiliki fisik yang masih kuat.

Rasulullah SAW sampai bersumpah pada orang yang meminta-minta. Salah satunya, Allah akan membukakan pintu kefakiran pada mereka yang meminta-minta padahal masih memiliki tenaga ataupun harta.

Meski demikian, Rasulullah SAW membolehkan tiga golongan orang untuk meminta-minta. Siapa saja mereka?

Dikutip dari NU Online, terdapat sebuah riwayat tentang percakapan antara Rasulullah SAW dengan Qabishah bin Mukhariq Al Hilali.

1 dari 2 halaman

Curhat Qabishah kepada Rasulullah SAW

Di hadapan Rasulullah SAW, Qabishah berkeluh kesah tentang kehidupannya yang sulit. Rasulullah SAW meminta Qabishah untuk bersabar dan menunggu sedekah untuknya tiba.

Ketika menunggu sedekah datang, Qabishah bertanya kepada Rasulullah SAW. " Ya Rasulullah, sambil menunggu sedekah itu datang, bolehkah aku meminta-minta?"

Rasulullah SAW memberikan penjelasan kepada Qabishah, meminta-minta tidak dibolehkan dalam Islam. Tetapi, Rasulullah membolehka tiga golongan untuk meminta-minta.

2 dari 2 halaman

Tiga Golongan Menurut Rasulullah SAW

Golongan pertama, mereka yang punya beban sangat berat melebihi kemampuannya. Golongan ini dibolehkan meminta-minta sampai kebutuhannya tercukupi. Mereka harus berhenti jika kebutuhan sudah tercukupi.

Golongan ke dua, mereka yang dilanda musibah dan kehilangan seluruh harta bendanya. Golongan ini juga dibolehkan mengemis sekadar untuk kebutuhan hidup.

Golongan ke tiga, mereka yang sangat miskin. Ukurannya ditentukan dari tetangganya. Rasulullah menjelaskan apabila seseorang disebut miskin oleh sedikitnya tiga tetangganya, maka dia benar-benar miskin dan dibolehkan mengemis.

Pun demikian mengemis sekadar untuk mencukupi kebutuhan. Jika sudah tercukupi, harus berhenti.

Selengkapnya...

Beri Komentar
Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival