Rahasia Mak Partini, Usia 70 Tahun Sanggup Lari 10 Kilometer

Reporter : Sugiono
Senin, 30 Desember 2019 08:01
Rahasia Mak Partini, Usia 70 Tahun Sanggup Lari 10 Kilometer
Rahasianya?

Dream - Ketika masuk usia setengah abad, tubuh sudah tidak bisa diajak untuk melakukan aktivitas berat.

Berolahraga akan terasa melelahkan dan menyakitkan. Apalagi sampai lari sejauh puluhan kilometer.

Tapi bagi seorang ibu berusia 70 tahun ini, lari jarak jauh sudah menjadi 'makanan' sehari-hari.

Viral di media sosial seorang ibu asal Malaysia bernama Partini mampu lari jarak jauh di usianya yang sudah 70 tahun.

1 dari 5 halaman

Ikut Lomba Lari 71 Km di Hari Ulang Tahun

Kisah ibu yang biasa dipanggil Mak Par ini makin viral setelah postingan putrinya mendapat respons dari Tunku Azizah Aminah di Twitter.

Lebih luar biasanya lagi, putrinya yang bernama Fatimah Abdul Hamid mengungkapkan kabar mengejutkan.

Katanya, Mak Par akan ikut lomba lari sejauh 71 kilometer di hari ulang tahun ke-71 di tahun 2020 mendatang.

2 dari 5 halaman

Badan Lelah, Tapi Emak Ingin Tetap Lari

Bukan itu saja. Fatimah juga membagikan tips hidup sehat yang dijalankan ibunya sehingga kuat lari di usia sepuh.

" Alhamdulillah mak saya masih kuat lari 10 km. Berharap mak diberi kesehatan yang baik," kata Fatimah.

Fatimah kemudian bercanda betapa kuatnya Mak Par yang sudah lanjut usia. Sementara dirinya yang jauh lebih muda gampang lelah.

" Teringat saat lari 5 km tetapi karena hujan hanya mampu 3,1 km. Saya sudah lelah dan badan demam, tapi mak masih ingin terus saja," katanya.

3 dari 5 halaman

Tips Agar Sehat dan Kuat Lari Jauh di Usia Lanjut

" Ada yang bertanya tentang rahasia mak karena masih kuat berlari. Mak ini orang Jawa. Sebagai seorang anak, saya bahkan tidak mampu seperti mak saya," kata Fatimah.

Karena sering cerita tentang kehebatan ibunya itulah, banyak netizen yang ingin tahu rahasia kebugarannya. Fatimah kemudian membagikannya untuk netizen.

  1. Bangun pagi hari sebelum azan Subuh dan mandi. Setelah itu sholat sunnah sebelum Subuh. Fatimah bilang, tidak hanya sebelum Subuh, ibunya juga mengamalkan sholat sunnah di mana pun.

  2. Membiasakan diri mengonsumsi madu setiap pagi sebelum sarapan. Madu yang asli, bukan yang palsu.
4 dari 5 halaman

Menyibukkan Diri, Tak Suka Fast Food

  1. Menyibukkan diri di waktu pagi. Jika tak ada kelas mengaji, Mak Par suka berkebun.

  2. Mak Par juga tidak makan fast food dan minum soda. Kata Fatimah, ibunya suka minum air hangat dan kopi tanpa gula. Mak Par juga suka minum air dari buah yang diperas.

  3. Selain itu, Mak Par suka makan masakan sendiri. Dia jarang makan yang dibeli dari luar. Mak Par juga tak pakai penyedap rasa ketika memasak.
5 dari 5 halaman

Lari Sambil Dzikir, Bukan Dengar Lagu

  1. Selalu mengamalkan bacaan dzikir dan Alquran di waktu luang. Bahkan saat lari, Mak Par bawa tasbih sambil dzikir, bukan dengan lagu pakai headset.

  2. Memegang prinsip bahwa kekuatan dan kesehatan ini hanya milik Allah. Kata Mak Par, Allah yang menjaga kesehatan dan kekuatannya.

  3. Selalu berpikiran positif, ceria dan ramah dengan orang. Fatimah bilang, setiap berlari, ibunya selalu mendapat teman baru untuk ngobrol di sepanjang perjalanan.

Sumber: Siakapkeli.my

Beri Komentar