Viral Foto Nakes Pisahkan Bayi dan Ibu yang Positif Covid-19, Begini Faktanya

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 16 November 2020 17:34
Viral Foto Nakes Pisahkan Bayi dan Ibu yang Positif Covid-19, Begini Faktanya
Begini faktanya.

Dream - Sebuah foto yang menunjukkan seseorang yang dilengkapi alat pelindung diri (APD) sedang menggendong bayi viral di media sosial. Banyak netizen menyebut bahwa bayi itu dipisahkan dari sang ibu yang terpapar virus corona.

Pada foto itu memang tak hanya orang berhazmat yang menggendong bayi saja. Di belakangnya, terlihat pula seorang wanita yang sedang berdiri, bersandar di kusen pintu. Wanita itu sepertinya sedang menangis. 

Kejadian itu disebutkan terjadi di Sri Langka. Keterangan foto itu menggunakan Bahasa Sinhala.

Ibu dan Bayi dipisahkan© Liputan6.com

Cek Fakta Liputan6.com menemukan tiga akun yang mengunggah foto itu di hari yang sama, Rabu 28 November 2020. Ketiganya memberikan caption yang sama untuk foto petugas medis berpakaian APD menggendong bayi:

" Hanya dia yang tahu kesedihan ini.

Tolong jangan seperti ini kepada siapa pun" .

Lalu, benarkah foto petugas berpakaian APD memisahkan bayi dan ibunya yang terpapar covid-19 terjadi di Sri Langka?

 

1 dari 3 halaman

Cek Fakta

Untuk menelusuri kebenaran foto tersebut, Cek Fakta Liputan6.com menggunakan pencarian gambar terbalik, Google Image. Hasil penelusuran memperlihatkan ada gambar yang mirip foto viral itu di akun Facebook yang berbasis di Myanmar, Chue Yadanar Htun.

Pencarian Google Image© Liputan6.com

Foto itu pertama kali ada di Facebook pada 18 Oktober 2020. Disebutkan oleh Chue Yadanar Htun, foto itu diambulnya di kota Dagon Selatan, salah satu kota terbesar di Myanmar.

Untuk keterangan foto dia memberikan penjelasan sebagai berikut:

" Foto ini diambil dengan ponsel saya. Beberapa orang sudah meminta izin untuk mengunggah foto ini di timeline mereka.

Seorang ibu dan putrinya yang berusia empat bulan dikarantina di Dagon Selatan, Yangon, Myanmar. Hasil tes usap menunjukkan kalau bayi perempuan itu negatif, sedangkan ibunya positif. Ketika mereka dikirim ke ruangan karantina sang ibu meminta petugas mengirim bayi ke rumahnya. Petugas sudah menyarankan sang ibu untuk mempertimbangkan kembali keputusannya karena bayi masih kecil untuk dilepas dari sang ubu.

Namun, dengan kasih sayang seorang ibu, dia memutuskan untuk mengirim bayi ke suaminya agar tidak tertular virus (covid-19) tersebut.

Salah satu anggota kelompok amal Thiri Mingalar mengenakan setelan APD, menggendong bayi dan menyerahkannya kepada ayah. Namun saya pernah mendengar bahwa ada penyebaran informasi yang salah terkait foto ini. Saya ingin orang lain mengetahui kebenaran di balik foto itu."

 

 

???????? ?????????????? ??????????? . . . ???????? ????????? ?????????????????????????? ???????????? ????????...

Dikirim oleh
Chue Yadanar Htun
pada 
Minggu, 18 Oktober 2020
2 dari 3 halaman

Hasil penelusuran juga mengarahkan ke situs AFP Fact Check dengan judul artikel: " This photo shows a mother who tested positive for Covid-19 in Myanmar, according to photographer" . Artikel itu dipublikasikan pada 13 November 2020.

Sama seperti hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, AFP Fact Check juga mengambil penjelasan dari pengguna Facebook yang berbasis di Myanmar, Chue Yadanar Htun. Selain itu, AFP Fact Check juga mengambil komentar pekerja sosial di Thiri Mingalar Ambulance Charity.

" Tidak ada yang terjadi pada bayi itu. Ibunya dinyatakan positif covid-19. Anak itu diserahkan ke ayahnya."

 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Klaim yang menyebut petugas berpakaian APD mengambil seorang bayi karena sang ibu terpapar virus corona covid-19 di Sri Langka adalah salah karena keterangan foto tidak sesuai dengan aslinya.

Faktanya, kejadian itu terjadi di Myanmar. Sang ibu yang meminta bayi itu diambil petugas medis agar tidak tertular covid-19.

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar