Gadis Ini Puasa 68 Hari, Akibatnya...

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 11 Oktober 2016 08:14
Gadis Ini Puasa 68 Hari, Akibatnya...
Puasa itu sebetulnya hanya boleh dijalankan oleh orang-orang dewasa.l

Dream – Aradhana, gadis 13 tahun meninggal dunia setelah menjalani puasa selama 68 hari. Gadis kelas delapan asal Hyderabad, India, ini mengalami koma di akhir puasanya.

Menurut laman India Times, Aradhana berpuasa untuk menjalankan ibadah di bulan Chaturmas, bulan suci pemeluk agama Jaina. Puasa yang dijalani Aradhana selama 10 minggu itu berakhir pada 3 Oktober.

Di rumahnya, keluarga membuat perayaan besar, yang disebut 'Paarana'. Acara ini juga dihadiri oleh Padma Rao, menteri Telangana dari daerah Secunderabad.

Namun nahas, Aradhana jatuh pingsan. Segera setelah itu, Aradhana dilarikan ke rumah sakit karena dehidrasi. Gadis itu koma setelah kelaparan yang berkepanjangan.

1 dari 3 halaman

Usus Kering, Ginjal Rusak Parah

Usus Kering, Ginjal Rusak Parah © Dream

Para dokter mengatakan, usus Aradhana telah mengering dan kedua ginjalnya telah rusak parah. Para dokter menyatakan dia tidak mungkin tertolong lagi.

“ Kami tidak menyembunyikan apa pun. Semua orang tahu Aradhana puasa. Mereka datang dan foto bersamanya,” kata Manekchand Samdhariya, kakek Aradhana, kepada NDTV, sebagaimana dikutip Dream, Senin 10 Oktober 2016.

“ Sekarang beberapa orang menunjuk jarinya pada kami karena membiarkannya berpuasa selama 68 hari,'” tambah dia.

2 dari 3 halaman

Mengapa Dibolehkan Puasa?

Mengapa Dibolehkan Puasa? © Dream

Tokoh masyarakat mengatakan puasa di bulan Chaturmas yang dimulai Juli hingga Oktober itu dimaksudkan untuk orang dewasa. Mereka tidak mengerti mengapa remaja itu diizinkan puasa selama itu bahkan sampai tidak masuk sekolah.

Pihak keluarga mengatakan gadis itu sebelumnya juga telah berpuasa selama 41 hari di tahun sebelumnya dan tidak terjadi apa-apa.

3 dari 3 halaman

Dipolisikan

Dipolisikan © Dream

Asosiasi Hak Anak Hyderabad telah membuat laporan ke polisi untuk mengadukan orang tua Aradhana.

Keluarga Aradhana terjun di bisnis perhiasan dan memiliki toko di daerah Pot Bazaar di Secunderabad.

Beri Komentar