Deretan Mercy Mewah untuk Tamu Negara di Pelantikan Jokowi-Maruf

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 18 Oktober 2019 16:12
Deretan Mercy Mewah untuk Tamu Negara di Pelantikan Jokowi-Maruf
Pihak istana mengeluarkan anggaran hingga Rp1 miliar.

Dream – Pelantikan Joko Widodo - Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 akan berlangsung pada Minggu, 20 Oktober 2019. Prosesi yang akan berlangsung di komplek DPR/MPR, Jakarta itu bakal dihadiri sejumlah tamu negara.

Para tamu kehormatan tersebut akan hadir di ruang pelantikan dengan dijemput sejumlah mobil mewah.

Mengutip laman Liputan6.com, Jumat 18 Oktober 2019, para tamu negara yang direncanakan hadir adalah kepala negara Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Australia, Filipina, dan Myanmar.

" Kalau Tiongkok dan Vietnam itu (yang hadir) wakil presiden," kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono, di Jakarta.

Heru melanjutkan, Thailand mengutus deputinya untuk menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil presiden terpilih periode 2019-2024. Sementara Amerika Serikat dan Laos mengirim utusan khusus.

Untuk para tamu undangan khusus tersebut, pihak Istana telah menyiapkan 18 mobil Mercedes Benz. Rencananya Mercedes Benz S 450 L akan dipakai untuk tamu berstatus kepala negara atau perdana menteri. Sedangkan perwakilan kepala negara menggunakan Mercedes Benz E 300.

Belasan mobil mewah itu disewa dengan anggaran senilai Rp1 miliar.

1 dari 5 halaman

Spesifikasi dan Harga Mobil Mewah Tamu Negara di Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Sekadar informasi, Mercedes Benz S 450 L mengusung mesin berkapasitas 3 ribu cc. Mesin ini bisa menyemburkan tenaga sampai 367 Tk dengan torsi 500 Nm.

Model ini memiliki ambient lighting 64 warna dan handsfree access. Mobil itu terintegrasi dengan ponsel sehingga penumpang bisa menikmati rear seat entertainment system, sound system, dan 26 speaker. Harga mobil ini dijual senilai Rp2,769 miliar untuk on the road (OTR) Jakarta.

Sementara itu, Mercedes-Benz E 300 dibekali mesin 2.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 258 Tk. Mobil ini memiliki sistem hiburan, command online, sound system burnmester, widescreen cockpit, dan wireless charging.

Kendaraan itu dijual senilai Rp1,439 miliar untuk OTR Jakarta.

2 dari 5 halaman

Bagaimana dengan Penginapan?

Sementara untuk tempat penginapan, kata Heru, Istana menyarankan tamu negara memilih lokasi di sekitar gedung DPR/MPR.

Seperti menginap di Hotel Fairmont, Mulia, Sultan, Four Season. Alasannya, agar tamu negara tidak memakan banyak waktu saat menempuh perjalanan menuju gedung DPR/MPR pada tanggal 20 Oktober.

" Tentunya ada permintaan-permintaan khusus dari kepala negara yang sudah mulai mem-booking itu adalah Mandarin, Grand Hyatt. Kami minta, semua hotel sih boleh-boleh saja. Tetapi kan kita, kami harus mempertimbangkan waktu yang sempit untuk semua kepala negara untuk masuk ke Gedung DPR/MPR. Maka yang kami rekomendasikan yang di sekitar gedung DPR/MPR," kata dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Dian Tami Kosasih)

3 dari 5 halaman

Jokowi Bicara Bocoran Nama-Nama Menteri

Dream - Jokowi membuat unggahan di Instagram pribadinya. Tapi, bukan soal kabar penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti dinanti sejumlah pihak.

Dalam unggahan kali ini, Presiden bernama lengkap Joko Widodo ini mengaku telah menerima beberapa versi " bocoran" nama-nama menteri yang akan duduk pada masa pemerintahannya, periode 2019-2024.

" Saya telah menerima beberapa versi “ bocoran” nama-nama menteri kabinet untuk pemerintahan periode 2019-2024. Saya sendiri membacanya dengan antusias kalau-kalau itu benar adalah bocoran," tulis Jokowi, Kamis 17 Oktober 2019. Dia menambahkan emoji senyuman.

 Jokowi

Menurut Jokowi, susunan kabinet untuk pemerintahan periode mendatang sudah rampung. Dia berjanji akan mengumumkannya setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober.

" Bisa di hari yang sama, atau setelahnya," ucap suami Iriana tersebut.

4 dari 5 halaman

Jokowi Diam

Jokowi meminta masyarakat bersabar. Dia meyakinkan Indonesia tak kekuarangan orang hebat dan mampu memimpin kementerian dan lembaga.

" Mereka terserak di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, juga TNI dan polisi. Tidak sulit menemukan mereka," ucap dia.

Sementara itu, untuk Perppu Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) yang diminta publik, Jokowi belum juga memberi titik terang.

Hasil revisi UU KPK bakal berlaku Kamis, 17 Oktober 2019. Saat ditanya mengenai perppu UU KPK tadi malam, Jokowi hanya tersenyum. Jokowi yang ditemani sejumlah anggota parleman tak memberi jawaban.

 

5 dari 5 halaman

Pilihan Dilematis

Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo, meminta awak media bertanya soal pelantikan presiden dan wakil presiden.

" (Tanya) soal pelantikan dong," ucap Bamsoet dilaporkan Liputan6.com, Rabu 16 Oktober 2019.

 

 

Sementara itu, menurut mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, sejatinya Jokowi berada pada dua pilihan yang dilematis terkait Perppu KPK.

" Kita tunggu presiden, sebagai rakyat harus tahu presiden itu dihadapkan pada pilihan-pilihan dilematis sehingga apapun keputusannya pasti yang terbaik untuk rakyat. Kita harus mengikutinya," kata Mahfud.

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik