Jerawat Hormonal Bisa Muncul Kapan Saja, Kenali Tanda Khasnya

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 9 September 2021 09:12
Jerawat Hormonal Bisa Muncul Kapan Saja, Kenali Tanda Khasnya
Jerawat ini bisa bertahan di wajah atau bagian tubuh lain selama berminggu-minggu.

Dream – Jerawat jadi masalah yang bisa dialami siapa pun di segala usia. Ada kalanya jerawat mereda dengan sendirinya, tapi ada juga yang membandel. Sudha menggunakan obat jerawat tapi tak kunjung mereda, malahan bertambah banyak.

Pemicu jerawat memang banyak faktor, salah satunya hormon. Jerawat yang muncul pada orang dewasa kerap dikatakan sebagai jerawat hormonal. Dokter Elyse Love, MD, seorang dokter kulit di Gramercy Medical and Laser Dermatology mengungkap kalau jerawat hormonal biasanya karena kondisi hormonal yang sangat kuat.

" Jerawat hormonal hampir selalu bersifat inflamasi. Artinya, muncul dengan papula (benjolan yang tumbuh kecil dan halus pada kulit), merah yang menyakitkan dan berbentuk agak runcing. Pada bentuk yang ringan, jerawat ini biasa muncul sebanyak satu atau dua menjelang menstruasi," ujar Love.

Sementara bagi sebagian orang, jerawat ini bisa bertahan selama berminggu-minggu. Lalu apa tanda khas jerawat hormonal?

1. Muncul di usia 20/30 an
Ada dua kondisi yang biasa menandakan jerawat hormonal. Pertama, pada mereka yang jarang memiliki jerawat dan tiba-tiba muncul papula di wajah bagian bawah. Kedua, mereka yang memiliki jerawat saat remaja yang sembuh dengan sendirinya lalu saat dewasa, mengalami lagi peradangan jerawat di wajah.

 

1 dari 4 halaman

2. Jerawat sesuai siklus
Biasanya, jerawat hormonal hanya dapat terjadi pada titik-titik tertentu selama siklus menstruasi. Bagi beberapa orang, bisa terjadi menjelang menstruasi. Sementara yang lain, mungkin mendekati ovulasi (biasanya 2 minggu sebelumnya). Ada juga yang jerawat terjadi sepanjang bulan namun memburuk saat menstruasi atau ovulasi.

Biar Jerawat Tak Kambuh Lagi, Jangan Lupa Fase Ini© MEN

3. Jerawatnya menyakitkan
Jerawat hormonal cenderung muncul dengan kista di bawah kulit dan papula merah yang menyakitkan. Komedo putih dan hitam dapat muncul, tetapi bukan jenis jerawat utama bagi mereka yang memiliki jerawat hormonal.

 

2 dari 4 halaman

4. Banyak jerawat di punggung
Jerawat hormonal bisa muncul di tubuh selain wajah. Biasanya akan muncul cukup banyak di punggung dan kemerahan serta muncul rasa sakit sebagai tanda peradangan.

5 Tips Mencegah dan Mengatasi Jerawat Akibat Memakai Masker© MEN

5. Berhenti minum pil KB
Sejumlah pil KB kerap digunakan untuk pengobatan jerawat. Secara umum, banyak terapi yang mengandung estrogen akan membantu mengatasi jerawat. Bagi beberapa wanita, mereka tidak tahu pil KB mencegah jerawat. Sehingga ketika berhenti mengkonsumsinya, mereka akan sadar dan jerawat kemungkinan muncul.

 

3 dari 4 halaman

6. Memiliki bulu berlebih pada wajah dan jerawat meradang
Peningkatan kadar testosteron dapat menyebabkan peradangan jerawat, kelebihan rambut wajah, dan penipisan rambut di bagian depan kulit kepala. Tidak semua orang dengan jerawat hormonal memiliki peningkatan testosteron, tetapi hal ini kemungkinan terjadi.

Kenali 4 Tahap Pertumbuhan Jerawat© MEN

7. Stres
Tubuh dan pikiran kita selalu saling berhubungan. Saat banyak pikiran dan stres menyebabkan peningkatan tidak normal kadar hormon yang dapat memicu peradangan jerawat, baik yang ringan hingga parah.

 

4 dari 4 halaman

Pengobatan Jerawat Hormonal

Untuk mengatasi jerawat hormonal memang lebih sulit. Beberapa metode bisa dilakukan, seperti penggunaan produk yang mengandung antibiotik topikal, benzoyl peroxide, dan retinoid. Untuk produk dengan antibiotik sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter kulit.

Perbaiki juga pola makan dan pola tidur. Kurangi konsumsi makanan manis dan gurih karena bisa memperparah peradangan jerawat. Untuk membantu mempercepat pemulihan jerawat coba konsumsi suplemen yang mengandung zinc karena bersifat anti inflamasi.

Laporan: Elyzabeth Yulivia/ Sumber: Byrdie

Beri Komentar