Memiliki Wajah Berjerawat. (Source: Shutterstock)
Dream - Jerawat merupakan masalah kulit yang bisa diatasi namun dengan cara berbeda-beda pada setiap orang. Penanganan khusus juga harus dilakukan untuk menghilangkan noda besar jerawat yang jenisnya beragam.
Pola penanganan berbeda ini diperjelas oleh seorang Dermatologis, dr. Listya Paramita melalui unggahan di Instagramnya. Diawali dengan penjelasan tentang berbagai jenis bekas jerawat, Listya berharap warganet lebih mudah mengenali kondisi kulitnya.
Penjelasan tersebut bermula dari pertanyaan warganet seputar cara mengatasi bekas jerawat.
" Nah, kalau pertanyaannya kayak gini, harus tahu dulu bekas jerawat yang mana? Karena beda bekas jerawat, beda banget cara mengatasinya," ujar seorang netizen.

Bekas jerawat bisa muncul dengan perubahan warna kulit. " Ada kecokelatan, ada kemerahan," katanya. Sehingga, wajah bisa terlihat kemerahan atau kecokelatan di area yang pernah berjerawat meski jerawatnya telah sembuh.

Perubahan tekstur kulit yang disebabkan oleh bekas jerawat terdiri dari 4 jenis, yaitu bopeng, keloid, hipertrofik scar, dan popula scar.
Kulit yang bopeng ditunjukkan dengan permukaan kulit menjadi cekung. Sedangkan, tekstur permukaan kulit yang berubah menonjol ke atas terbagi lagi menjadi 3 jenis.
" Teksturnya berubah bukan cekung, tapi nonjol ke atas. Jenisnya ada beberapa. Ada yang keloid, ada yang hipertrofik scar, ada yang popular scar," jelasnya.
Ia pun menyertakan gambar dari masing-masing jenis bekas jerawat agar lebih mudah dipahami dan dikenali. Sehingga, warganet lebih mudah menemukan cara yang tepat untuk mengatasi bekas jerawat.
View this post on Instagram
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%