Konser Amal Kreatif Lokal Hadirkan Workshop Fashion bersama Nonita Respati

Reporter : Wuri Anggarini
Minggu, 17 Januari 2021 12:18
Konser Amal Kreatif Lokal Hadirkan Workshop Fashion bersama Nonita Respati
Yuk, intip kembali workshop bersama Nonita Respati yang berbagi ilmunya tentang bisnis fashion!

Jika mampu melihat peluang, bisnis fashion bisa tetap berkembang meskipun di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini. Kuncinya tentu saja harus fleksibel dalam menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan pasar dan cermat melihat tren yang ada. Hal ini juga yang menjadi perbincangan menarik bersama Nonita Respati, fashion designer sekaligus pemilik brand fashion Purana yang namanya sudah cukup moncer di industri fashion tanah air.

Nonita yang hadir sebagai ikon kreatif dalam Konser Amal Kreatif Lokal yang berlangsung pada Sabtu (16/01/2021) lalu secara live streaming di Vidio. Gelaran yang merupakan rangkaian acara Festival Kreatif Lokal 2020 yang diselenggarakan Adira Finance ini menjadi ajang berbagi inspirasi. Yuk, intip kembali workshop bersama Nonita Respati yang berbagi ilmunya tentang bisnis fashion!

1 dari 3 halaman

Konsistensi Jadi Kunci

Konser Amal Kreatif Lokal Hadirkan Workshop Fashion bersama Nonita Respati

Nonita Respati menekankan jika modal utama saat membangun bisnis fashion bukan seberapa banyak uang yang kamu miliki, melainkan konsistensi.

“ Aku rasa di setiap usaha itu nggak hanya how much money do you have. Dulu Purana modalnya hanya 20 juta, tapi konsistensi jadi kunci. Jadi menurut aku ketika kita membuat produk kreatif itu harus konsisten karena audiens kita juga ingin tahu seberapa konsisten kita. Terus sebagai brand kita juga harus bisa membaca selera pasar dan membuat produk ang relevan dengan kebutuhan pasar dan tren juga,” ungkap Nonita dalam sesi workshop tersebut.

Namun, dalam memilih kebutuhan pasar dan tren juga tricky karena nggak semuanya bisa diikuti dan diambil. Nonita menyarankan untuk menentukan DNA brand yang dimiliki terlebih dahulu.

“ Sebagai produk kreatif kita juga harus bisa menentukan DNA kita mau yang mana. Kita nggak bisa ambil semua market, jadi harus bisa membagi demografi. Misalnya saja Purana melihat potensi baju laki-laki ini juga besar, tapi Purana sendiri identik dengan brand perempuan. Akhirnya aku masuk di jalur unisex dengan produk yang bisa digunakan laki-laki dan perempuan,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Pentingnya Mix and Match untuk Manekin dan Photoshoot Fashion

Konser Amal Kreatif Lokal Hadirkan Workshop Fashion bersama Nonita Respati

Untuk mendukung bisnis fashion, manikin atau photoshoot produk jadi poin penting yang menarik perhatian pembeli. Nonita sendiri menyebutkan ada 3 elemen penting yang harus disiapkan pemilik brand dalam melakukan bisnis fashion.

Pertama adalah image campaign, yaitu foto yang biasa digunakan sebagai cover di majalah fashion. Lalu kedua ada Lookbook yang ia sebut sebagai treatment dari brand memberikan inspirasi mix and match yang kreatif. Lookbook ini juga punya fungsi supaya orang yang melihat nggak hanya beli satu items, tapi keseluruhan yang ada di gaya tersebut. Terakhir ada katalog produk, yaitu foto jualan per items-nya.

Untuk mendadani manekin atau kebutuhan photoshoot produk, biasanya diambil dari Lookbook. Dalam membuat ide mix and match ini, pemilik brand memang nggak bisa mengumpulkan gaya yang cocok untuk semua orang, tapi bisa melakukan generalisasi dari karakter umum orang-orang itu apa saja.

 

3 dari 3 halaman

Demo Mix and Match ala Nonita Respati

Ini dia sesi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu saat Nonita memberikan demo bagaimana melakukan mix and match sebuah items untuk 3 gaya yang sesuai dengan karakter perempuan. Ia memilih items utama berupa scarf batik yang dimodifikasi sebagai tops atau atasan dengan bantuan belt. Dari sini, ia bisa membuat 3 macam gaya berbeda dengan mix and match yang berbeda.

Look pertama adalah Nonita memadukan scarf tersebut dengan blazer hitam yang menciptakan nuansa monokrom yang elegan. Gaya fashionable yang sedikit konservatif ini dipadukan kembali dengan headband berwarna biru untuk memberikan touch of color pada penampilan tersebut.

Konser Amal Kreatif Lokal Hadirkan Workshop Fashion bersama Nonita Respati

Lalu beranjak pada look kedua, Nonita mengganti blazer hitam dengan outer dengan motif yang lebih colorful untuk menciptakan tampilan yang lebih fashion forward. Tabrak motif pun terjadi dalam gaya ini, tapi tetap terlihat stylish karena komposisinya yang masih seimbang. Nonita pun memberikan aksen stylish dengan menambahkan topi.

Konser Amal Kreatif Lokal Hadirkan Workshop Fashion bersama Nonita Respati

Terakhir adalah look yang cocok untuk mereka yang bergaya konservatif. Atasan batik scarf yang digunakan tadi dipadukan dengan jaket dan celana berwarna kuning. Ia menambahkan twist dengan headband bernuansa netral yang masih cocok dikombinasikand dengan warna inner maupun outer yang digunakan.

Konser Amal Kreatif Lokal Hadirkan Workshop Fashion bersama Nonita Respati

Wah, keren banget kan ide mix and match dari Nonita Respati di Konser Amal Kreatif Lokal ini? Selain Nonita, Konser Amal Kreatif Lokal juga menghadirkan workshop bersama Chef Yuda Bustara yang mengajak penonton bikin dessert mudah di rumah dan juga Leka Putra yang mengisi sesi Kelas Melukis Masker.

Inspirasi pun dibagikan bersama para Juara Kreatif Lokal Award 2020, yaitu Dewi Fatimah (Dewi Home Crab), Muhammad Ikhwan Tariqo (Dekardekor Shop), dan Reza Yuliani (Ezmour). Selain itu, Konser Amal Kreatif Lokal juga mengajak para penontonnya untuk berdonasi membantu UMKM yang terdampak pandemi agar bisa sama-sama bangkit mendukung perekonomian Indonesia.

Hiburan meriah juga ditampilkan lewat penampilan spesial dari Enda dan Oncy UNGU, Denny Caknan, dan ditutup oleh penampilan meriah dari Siti Badriah.

Beri Komentar