Sama-Sama Bersihkan Kulit, Ini Beda Micellar Water dan Toner

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 28 April 2020 12:48
Sama-Sama Bersihkan Kulit, Ini Beda Micellar Water dan Toner
Keduanya memang memiliki kemiripan.

Dream - Masuk musim panas atau kemarau, kini saatnya untuk mengubah rutinitas perawatan kulit dengan menambahkan jenis produk yang tepat. Salah satu produk andalan yang dapat melembabkan di kala musim kering ini adalah toner dan micellar water.

Tapi, beberapa orang masih bingung perbedaan antara toner dan micellar water. Sekilas, keduanya memang memiliki kemiripan. Namun ada fungsi yang berbeda dari dua produk perawatan kulit ini. 

 ilustrasi toner© Shutterstock

Dilansir dari Miss Kyra, micellar water adalah kombinasi minyak dan air, yang membentuk butiran misel, sangat bagus untuk membersihkan makeup tahan air, membersihkan wajah dan mempertahankan hidrasi sekaligus.

1 dari 4 halaman

Jadi pilih toner atau micellar water?

Jika menggunakan makeup secara teratur, maka micellar water harus menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit.

Toner di sisi lain dapat digunakan untuk membersihkan kotoran dan minyak dari wajah. Bahkan sebagian dapat menghapus makeup juga.

 ilustrasi micellar water© Shutterstock

Muncul dengan berbagai bahan aktif yang dapat membantu menjaga tingkat pH kulit, mengecilkan pori-pori, dan mengangkat sel-sel mati.

Tergantung pada kekhawatiran dan jenis kulit, toner juga berfungsi untuk melembabkan dan membuat kulit kenyal.

2 dari 4 halaman

Lengkapi perawatan kulit kamu

Pastikan menggunakan micellar water dan toner sepanjang musim panas untuk memberi manfaat bagi kulit.

Gunakan micellar water sebagai langkah pertama rutinitas perawatan kulit, untuk menghilangkan riasan dan kotoran. Lalu dilanjutkan dengan facial wash, dan gunakan toner untuk menghilangkan minyak berlebih. Akhiri dengan pelembab dan SPF.

 ilustrasi pelembab© Shutterstock

Laporan: Raissa Anjanique

3 dari 4 halaman

Tips Kecantikan ala Dermatologis di Tengah Wabah Covid-19

Dream - Virus Corona telah dikategorikan sebagai pandemi global oleh World Health Organizations (WHO). Saat ini di Indonesia jumlah yang terinfeksi COVID-19 telah mencapai 227 orang.

Meski kamu telah membawa masker, sarung tangan dan pembersih, apakah cukup untuk membuat kamu beraktivitas sehari penuh?

  ilustrasi hijaber© shutterstock

Kamu perlu perhatikan kesehatan kulit yang kamu miliki. Diketahui, kulit adalah organ terbesar dan paling terpapar lingkungan, kamu perlu memiliki cara untuk menangkal ancaman-ancaman untuk kulitmu sendiri.

Dilansir dari Misskyra.com, berikut tips yang sudah disetujui dermatologis:

Cuci Muka Tiga Kali Sehari

Dr. Deepali Bhardwaj, yang merupakan dokter kulit dan pendiri salah satu klinik kecantikan dan salon di India mengatakan, “ Saya biasanya menyarankan semua orang untuk mencuci muka dua kali. Tetapi kamu harus menjaga wajah sebersih mungkin.”

Gunakan pembersih yang lembut pada kulit untuk mencegah iritasi. Pastikan kamu mencuci muka setelah menghapus riasan wajah sebelum tidur.

  Ilustrasi cuci wajah© shutterstock

Menjaga kelembaban

Kulit kering dan gatal dengan pori-pori terbuka, lebih mudah tertular segala jenis infeksi, termasuk COVID-19.

“ Semprotkan face mist, air mawar, atau air hangat ke wajah kamu setelah menggunakan pelembab dan sunscreen,” kata Dr. Bharadwaj.

Face mist akan mengunci pelembab dan membuatnya tahan lebih lama. Selain itu, gunakan serum wajah dan krim yang mengandung asam hialuronat untuk meningkatkan tingkat hidrasi.

4 dari 4 halaman

Simpan Produk Makeup dengan Benar

Virus Corona menyebar melalui penularan nosokomial, yang artinya jika orang terinfeksi, dapat meninggalkan fomite (benda mati yang terkontaminasi dan berfungsi sebagai media penularan virus) hingga 48 jam.

“ Lipstik, sisir, sunscreen semuanya merupakan potensi fomites. Jika diletakkan sembarang di dalam tas, makeup atau alat riasan lainnya dapat terkontaminasi selama penggeledahan,” ucap Dr. Bharadwaj.

Dia menyarankan untuk mengemas produk-produk tersebut ke dalam tas transparan yang membuatnya mudah terlihat.

  ilustrasi makeup© shutterstock

Hindari penggunaan pembersih tangan yang berlebihan

Penggunaan yang berlebihan dapat membunuh bakteri baik dan menghilangkan kelembaban dari tangan.

Dr. Bharadwaj menyarankan untuk membatasi penggunaan sanitizer di tempat umum. Jika di rumah, cuci tanganlah dengan sabun.

  ilustrasi pelembab© shutterstock

Jauhi parfum yang kuat

Parfum atau deodoran yang kuat, dapat memicu reaksi alergi pada banyak orang, sehingga menyebabkan iritasi kulit.

“ Kulit iritasi dan gatal menyebabkan pori-pori terbuka, yang dapat dengan mudah menyerap virus dan bakteri,” kata Dr. Bharadwaj.

Pencegahan yang tepat waktu dapat menyelamatkan kamu dari banyak masalah.

Jadi ikuti saran ahli di atas dan tunda rencana ke tempat-tempat umum, seperti salon atau klinik kecantikan, hingga situasinya membaik.

Laporan: Raissa Anjanique

Beri Komentar