Ilustrasi
Dream- Semua orang mungkin bisa memasak, namun tidak semua orang mengetahui ilmu seni kuliner yang benar. Bahkan juru masak restoran ternama sekalipun mungkin pernah melakukan kesalahan dalam membuat hidangan, apalagi kita yang hanya memasak untuk diri sendiri di rumah.
Terdapat hal-hal yang harus diperhatikan untuk menghindari kegagalan dalam memasak suatu hidangan. Selain kelezatan dari rasa, tingkat kematangan, tekstur dan manfaat pada makanan juga harus diperhatikan dalam memasak. Terutama bahan-bahan berikut yang kerap salah diolah.
1. Cumi-cumi
Dalam resep klasik, koki merekomendasikan untuk merebus cumi selama sekitar 50-60 detik atau hanya merendamnya dengan air mendidih. Karena jika tidak, cumi-cumi akan menjadi terlalu kenyal lalu keras dan sulit untuk dimakan bisa. Tetapi jika kamu sudah terlanjur lama merebusnya, lanjutkan saja untuk memasaknya selama 30-40 menit. Selama waktu ini, cumi-cumi yang direbus tersebut akan menjadi lunak, menyerap bumbu bahkan dapat memperbesar ukurannya.
2. Steak
Setelah daging steak masak, mungkin kita langsung tergoda untuk cepat memotongnya menjadi beberapa bagian dan memakannya. Padahal saat daging masih dalam keadaan panas justru masih juicy, dan jika kamu memakannya terlalu cepat maka daging akan terlalu kering dan keras. Untuk menghindarinya, biarkan dulu steak selama 5-10 menit setelah dimasak.

3. Pasta
Setelah merebus pasta, biasanya, kita akan langsung membuang semua sisa air rebusan tersebut. Hal ini adalah kesalahan yang banyak dilakukan orang. Sebaiknya sisakan sekitar setengah gelas air rebusan pasta, lalu tambahkan ke saus. Air rebusan ini adalah pengental yang sempurna untuk saus dan akan menambah aromanya.
4. Brokoli
Salah satu manfaat sayuran brokoli bagi kesehatan adalah membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian. Vitamin ini bisa hilang dan luntur seketika, ketika kita memasaknya dengan air mendidih, sehingga sayur tersebut bisa kehilangan nilai gizinya. Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya brokoli dikukus agar vitamin di dalamnya tidak hilang bersama air mendidih.

5. Ayam
Penggemar makan sehat pasti akan menyarankan untuk membuang kulit ayam sebelum memasaknya. Hal tersebut tak lain karena kulit ayam mengandung tinggi lemak, yang dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi.
Sebenarnya tak masalah dimasak dengan kulit. Pasalnya, kulit pada ayam akan membantu menyerap sebagian lemak, sehingga daging ayam akan lebih empuk dan beraroma.
Laporan: Yuni Puspita Dewi/ Sumber: Brightside