Enaknya Punya Kebun Pangan, Sumber Makanan Tinggal Petik

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 29 Juni 2020 17:48
Enaknya Punya Kebun Pangan, Sumber Makanan Tinggal Petik
Sebuah program dilakukan untuk mensiasati kebutuhan pangan bagi keluarga yang terdampak virus Covid-19

Dream - Ketahanan pangan harus dimulai dari yang paling kecil yaitu keluarga di rumah. Manfaatkanlah lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam sayur dan memelihara sumber pangan seperti ikan atau ayam.

Seperti yang dilakukan Dompet Dhuafa selama pandemi Covid-19, yaitu meningkatkan ketahanan pangan keluarga di wilayah Beji, Depok. Sebuah program Kebun Pangan Keluarga dilakukan untuk mensiasati kebutuhan pangan bagi keluarga yang terdampak virus Covid-19.

" Agar bisa memperoleh kebutuhan pangan dasarnya dari halaman rumah sendiri," ujar Bambang Suherman, Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf, Minggu 28 Juni 2020, dikutip dari rilis yang diterima Dream.co.id.

Untuk membuat hidangan lezat dari sayuran Kebun Pangan, hadir Chef Aiko yang memberikan tips-tips. Sajian bisa tetap nikmat dengan sayuran dan bahan pangan dari kebun sendiri.

“ Lingkungan lainnya bisa mengambil contoh dengan pemanfaatan lahan kosong untuk dijadikan kebun pangan keluarga. Meskipun tidak setiap hari, setidaknya 3-4 hari bisa panen untuk melengkapi kebutuhan pangan keluarga. Selain itu keberadaan kebun pangan ini bisa dijadikan lahan bisnis bagi keluarga," katanya.

 

1 dari 4 halaman

Pengalaman Warga

Pengalaman memiliki Kebun Pangan diceritakan oleh Retno, warga Beji. Saat panen, kebutuhan pangan bisa memenuhui untuk satu hingga 2 keluarga.

“ Kebun pangan yang ada di lahan saya cukup untuk beberapa keluarga aja (1-2 kepala keluarga saja). Pernah sekalinya panen banyak, kami makan-makan dengan warga maupun panitia jumatan kala itu. Kesulitan kami pada program kebun pangan adanya beberapa hewan ternak yang memakan sebagian bibit sayuran yang ingin kami panen. Sejak adanya kebun pangan kami menjadi jarang belanja, sayur-mayur tinggal kami petik saja,” ujar Retno.

 Kebun Pangan Keluarga© Dompet Dhuafa

 

2 dari 4 halaman

Meredakan Stres

Kebun pangan berhasil memenuhi kebutuhan pangan bagi warga sekitar. Tak hanya itu, dengan adanya kebun pangan juga bisa membantu masyarakan meredakan stres di tengah pandemi Covid-19 serta pemanfaatan ruang terbatas maupun lahan yang tidak terkelola secara baik.

 Kebun Pangan Keluarga© Dompet Dhuafa

" Saya berharap Dompet Dhuafa semakin kuat dalam memberikan manfaat tentu saja bagi masyarakat, selalu bisa hadir dalam mengisi kekosongan harapan masyarakat yang dhuafa. Mendampingi masyarakat yang berjuangan dalam memperbaiki perlikau maupun kondisi ekonomi,” tutup Bambang Suherman.

3 dari 4 halaman

Rawat Tanaman Rempah, Bisa Jadi Bumbu Segar di Dapur

Dream - Daun rempah dan bumbu jadi andalan kita untuk membuat cita rasa masakan jadi lebih nikmat. Daun basil, thyme, kemangi, rosemarry kerap dijual dalam pot di pusat perbelanjaan.

Jangan ragu untuk membelinya dan menaruhnya di dapur. Tanaman daun rempah yang dijual di toko sangat mudah dirawat. Tertarik untuk merawat tanaman rempah di dapur sebagai bumbu masakan? Simak trik berikut.

 Rawat Tanaman Rempah, Bisa Jadi Bumbu Segar di Dapur© MEN

1. Pisahkan jika sudah lebat
Daun rempah dalam pot yang baru dibeli kerap terlihat penuh, lebat, dan sehat. Nah, kondisi ini terlalu padat, akan lebih baik membagi dan memindahkannya ke pot yang lebih kecil. Taruh beberapa di luar ruangan.

Cara ini akan membuat daun tumbuh lebih banyak. Gunakan satu pot kecil (sekitar empat inci) untuk setiap tanaman, atau pot yang lebih besar jika memiliki ruang untuk menaruhnya.

 

4 dari 4 halaman

Siram dan Panen Teratur

2. Sirami setiap dua hingga tiga hari
Tanaman dalam pot kecil akan mengering sangat cepat. Uji tanah setiap beberapa hari dengan memasukkan jari ke dalam tanah dan periksa kelembapannya. Buat tanah lebih lembap secara konsisten. Jangan biarkan mengering di sela-sela penyiraman, karena ini akan membuat tanaman stres. Lakukan penyiraman tiap dua hari sekali.

 Tanaman rempah di dapur© Shutterstock

3. Panen secara teratur
Agar tanaman rempah hidup lebih lama, harus dipanen secara teratur. Banyak yang cenderung membiarkannya. Padahal semakin banyak dipanen, semakin banyak tanaman yang akan dihasilkan, jadi pastikan untuk memotong beberapa cabang dan batang secara teratur.

Beri Komentar