Foto: Instagram.com/tot.aw
Dream - Bagi sebagian orang, kue pengantin menjadi salah satu item wajib dalam sebuah pernikahan.
Pasalnya kue pernikahan disebut memiliki makna yang dalam untuk mempelai.
Bentuk kue yang bertingkat-tingkat menyimbolkan hubungan yang sudah masuk ke tingkat lebih tinggi lagi.

Dalam tradisi sebagian masyarakat, pemotongan kue bersama-sama diyakini jadi awal perjalanan baru yang penuh cinta dan kebahagiaan.
Di Indonesia, kue pernikahan sudah lazim ditemui saat pesta atau resepsi.
Para pengantin biasanya memilih desain kue sesuai dengan karakter pasangan atau kriteria khusus lainnya.
Maka tak mengherankan jika kini toko kue pernikahan yang menghadirkan berbagai kue yang unik sudah semakin menjamur.
Namun, tampaknya belum ada lagi selain toko kue di Jakarta satu ini yang membuat kue pernikahan dengan berbahan dasar mi goreng.
Ya, alih-alih membuat kue dari spons manis dan krim manis dan topping, toko kue ini lebih memilih mi instan sebagai bahan dasarnya lengkap diberi sajian lain seperti bakso, ayam atau telur.
Dibuatnya kue-kue ini pun bukan hanya sebagai sensasi belaka. Kuenya benar-benar dipesan untuk berbagai acara mulai dari ulang tahun hingga acara pernikahan.
View this post on Instagram
Adalah toko kue Tot Aw, yang kini tengah menjadi sorotan. Tak hanya di Indonesia, namun juga banyak media asing yang memberitakannya.
Seperti metro.co.uk & OddityCentral yang menulis bahwa Jakarta bukan cuma rumah bagi kue unik berbahan dasar mi saja terapi juga rumah dari toko LeNovelle Cake, toko roti yang dikelola keluarga dan terkenal karena membuat kue pengantin paling menakjubkan di dunia.
Dream - Mempelai wanita mana yang takkan menangis sata melihat kue pernikahan pesanannya tak sesuai harapan. Emosi semakin meledak manakala menyadari jika kue bernilah jutaan rupiah ternyata terbuat dari Styrofoam.
Petaka inilah yang terjadi para pernikahan pasangan Shine Tamayo dan Jhon Chen asal Filipina.
Kue pernikahan yang seharusnya menjadi salah satu hiasan tercantik di resepsi mereka ternyata jauh dari harapan.

Hari pernikahan yang seharusnya berjalan dengan bahagia sayangnya berakhir dengan tangis di sebuah kantor polisi.
Kisah berawal saat Shine dan Jhon menyesa jasa wedding planer untuk menyediakan makanan dan kue untuk resepsi pernikahan mereka yang digelar di kota Pasig, Filipina.
Biaya pun telah mereka keluarkan, yakni 140,000 piso atau sekitar Rp 37 jutaan.
Namun saat pernikahan berlangsung, tidak terlihat sama sekali makanan untuk tamu yang sudah datang.
Malu dengan para undangan, mereka akhirnya membeli makanan dari restoran di seberang jalan.

© Pernikahan Tragis © dream.co.id
© Pernikahan Tragis © dream.co.id

© Pernikahan Tragis © dream.co.id
Tak sampai disitu, hati pasangan ini benar-benar remuk saat mengetahui kue pernikahan yang akan dijadikan dessert ternyata palsu karena setengahnya berisi styrofoam.

© Pernikahan Tragis © dream.co.id

© Pernikahan Tragis © dream.co.id
Akibat kejadian ini, para tamu undangan pun membawa pengantin juga petugas yang bertanggung jawab ke kantor polisi.

© Pernikahan Tragis © dream.co.id
Dalam video yang diunggah Viral Press, Shine yang merasa kecewa pernikahannya tidak berjalan sesuai keinginan terlihat menangis di depan polisi, keluarga, dan teman-temannya.
© Pernikahan Tragis © dream.co.id
" Wanita yang kami bayar untuk menyediakan makanan menghancurkan pernikahanku. Aku tidak akan menerima permintaan maaf darinya, permintaan maaf tidak cukup, dia harus masuk ke penjara karena merusak pernikahanku. Aku tidak pernah merasa sangat malu dalam hidupku. Ini seharusnya menjadi momen paling berharga dalam sepanjang hidupku. Malah menjadi yang terburuk," ungkap Shine.