Ilustrasi
Dream - Sekitar 100 pengusaha luar negeri yang berniat merintis bisnis di Arab Saudi terpaksa harus gigit jari. Pemicunya, pemerintah provinsi Jeddah tak merestui rencana investasi para pemilik uang tersebut.
Nasib 100 investor asing ini kurang beruntung karena disaat yang bersama, pemerintah setempat tengah memperbarui 59 izin usaha dan 74 lainnya sedang dalam proses.
Mengutip laporan english.alrabiya.net, Jumat, 19 September 2014, Arab Saudi telah menerima setidaknya 587 aplikasi untuk mendapatkan izin berbisnis di Arab Saudi sepanjang tahun ini. Sayangnya, kurang dari separuh izin yang diajukan atau 248 yang sudah disetujui.
Ahli ekonomi dari King Abdulaziz University, Farooq Al-Khateeb, berharap pihak berwenang untuk memantau kegiatan investor asing yang sudah mendapat izin tersebut. Pengawasan dibutuhkan agar para investor asing ini betul-betul mematuhi semua aturan hukum yang berlaku.
Farooq menilai, sebagian besar investor asing selama ini lebih banyak fokus pada upayanya mendapat keuntungan secara cepat. Di sisi lain, pemerintah justru tengah menggenjot penyerapan tenaga kerja lokal.
Di sisi lain, pemerintah Saudi juga dipuji dengan keputusannya menghentikan pemberian izin kepada usaha kecil yang modalnya tidak melebihi US$ 26.666. (Ism)
Advertisement