1,6 Juta Rekening yang Diajukan untuk Terima Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Ditolak!

Reporter : Sugiono
Rabu, 9 September 2020 10:35
1,6 Juta Rekening yang Diajukan untuk Terima Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Ditolak!
Rekeningmu termasuk yang ditolak? Cek ketentuannya di sini.

Dream - Sebanyak 1,6 juta rekening yang diajukan untuk mendapat bantuan subsidi gaji ditolak. Ada sejumlah faktor yang menbuat rekening-rekening itu tak masuk kriteria penerima subsidi, antara lain upah pekerja tersebut di atas Rp5 juta dan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di atas bulan Juni 2020.

" Saya sampaikan ada 1,6 juta rekening yang tidak valid yang tidak bisa diteruskan karena tidak sesuai dengan ketentuan di Permenaker," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek, Agus Susanto, dikutip dari Liputan6.com.

" Dari 1,6 juta rekening ini ternyata kita lihat ada 62 persen upah di atas Rp5 juta, dan kepesertaannya di atas Juni 2020 sebanyak 38 persen," tambah dia.

Padahal, menurut Agus, dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan sudah jelas disebutkan bahwa yang berhak menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) adalah pekerja yang bergaji di bawah Rp5 juta. Sehingga secara otomatis perusahaan yang mengirimkan nomor rekening pegawainya tersebut tidak layak mendapatkan subsidi gaji.

" Kenapa bisa terjadi demikian? karena sebagian dari perusahaan tersebut mengirimkan nama-nama karyawan tanpa memilah mana yang upahnya di bawah Rp5 juta dan di atas Rp5 juta, akhirnya dikirimkan semuanya," jelas dia.

1 dari 3 halaman

Nama-nama tersebut, tambah Agus, kemudian otomatis terseleksi oleh sistem BP Jamsostek dan perbankan.

Begitu juga terjadi dengan perusahaan yang tidak bisa memilah atau kesulitan memasukkan data kepesertaan pekerja baru di BP Jamsostek yang terdaftar setelah Juni 2020. Mereka secara otomatis tidak bisa mendapat subsidi gaji.

" Kesulitan memilah mana karyawan baru yang sebelum Juni 2020 sudah terdaftar dan karyawan baru yang baru didaftarkan ke BP Jamsostek, sehingga mereka kirimkan semuanya ini juga terseleksi terfilter oleh sistem BP Jamsostek itulah yang menyebabkan ada 1,6 juta yang tidak bisa diteruskan," kata Agus.

2 dari 3 halaman

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan telah menerima 9 juta nomor rekening peserta penerima bantuan subsidi upah sebesar Rp2,4 juta. Bantuan subsidi gaji tersebut bakal dicairkan dalam dua tahap, dimana penyaluran tahap pertama sebesar Rp1,2 juta.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, mengatakan, sebanyak 9 juta nomor rekening ini dikirimkan oleh BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek dalam tiga tahap. Untuk tahap pertama telah diserahkan 2,5 juta nomor rekening, dan tahap kedua 3 juta nomor rekening penerima subsidi gaji.

" Selasa, 8 September 2020 sudah dilakukan serah terima data tahap ketiga dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker. Dengan adanya 3,5 juta maka jumlahnya menjadi 9 juta nomor rekening," kata Ida.

Total peserta penerima subsidi gaji, kata Ida, sebanyak 15,7 juta orang. Adapun jumlah nomor rekening peserta yang telah terkumpul kini mencapai 14,5 juta, namun belum seluruhnya selesai tervalidasi.

3 dari 3 halaman

Sementara, menurut Agus, 9 juta nomor rekening yang sudah diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan telah dipastikan valid setelah melewati serangkaian proses validasi.

Pengiriman 9 juta nomor rekening peserta penerima bantuan subsidi gaji ini didapatkan dari data terakhir per 8 September 2020 pukul 06.00 WIB.

" Gelombang pertama kita serahkan 2,5 juta, di gelombang kedua 3 juta, dan hari ini kembali kita serahkan ke gelombang ketiga sudah kita serahkan 3,5 juta. Sehingga total nomor rekening yang kita serahkan ke Kemnaker 9 juta untuk di proses transfer kepada masing-masing peserta," ujar Agus.

Beri Komentar