6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Jangan heran jika tingkat literasi atau pengetahuan keuangan di Indonesia masih rendah. Ternyata banyak orangtua, tak hanya di Tanah Air, memberikan contoh buru dalam urusan mengelola uang.
Padahal pendidikan soal uang tak hanya cukup dipelajari di bangku sekolah. Orangtua juga harus menjadi guru buat anaknya.
Jika mau anak Anda paham tentang uang, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengajar diri kita sendiri. Atau paling tidak mengamati bagaimana keluarga kita menangani soal keuangan.
Sayangnya, banyak yang salah memberikan pelajaran.
Berikut adalah contoh pendidikan buruk soal uang yang dipelajari anak dari orangtuanya:
1. Mengabaikan tabungan
Tak mau punya tabungan karena terlalu malas terkena biaya-biaya administrasi. Sebaiknya ubah pemikiran itu. Kini kita hidup dalam dunia penuh dengan biaya.
Jangan karena alasan ini, Anda malas punya simpanan atau membuka tabungan. Mulai saat ini mulailah mengecek tabungan Anda. Periksa berapa banyak biaya administrasi keluar. Jika ada, hindari menggunakan transaksi yang dikenakan biaya tinggi
2. Belanja Tak Karuan
Orangtua kita hidup dengan pola yang sudah tertanam sejak lama. Dimulai dari belajar yang rajin agar masuk kuliah dan dapat pekerjaan bagus. Harga diri kamu dengan membeli mobil bagus, lalu membeli rumah, punya anak, dan nikmati masa pensiun bahagia.
Namun tak disadari jika waktu berubah dan barang-barang atau roda kehidupan keuangan juga terus bertambang. Sebagai contoh, bank tak mau memberi pinjaman padahal kami belum dapat pekerjaan bagus. Gaji pun naik tak sesuai harapan.
3. Tabu membicarakan soal uang dengan pasangan
Orang tua kita mungkin termasuk generasi yang tak mau mengungkit soal gaji yang diterima pasangan. Atau seberapa besar kamu menghabiskan uang. Hal itu bahkan dianggap tabu.
Padahal, jika kamu tak mau mengobrol tentang uang, itu bisa menjadi awal bencana. GoBankigRates.com menyebut hampir 36 persen orang menyembunyikan masalah keuangan. Sementara 32,6 persen mengaku punya utang menumpuk.
Jadi masih tabu membicarakan uang?
(Sumber: Cheatseat.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
