Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Kondisi regional yang menguat serta membaiknya harga minyak mentah mendorong investor melakukan aksi buru saham. Aksi beli ini membuat Indeks Saham Syariah Indonesia dan Jakarta Islamic Index (JII) kembali ditutup menguat.
Sentimen positif semakin membesar setelah pemodal asing kembali melantai di pasar saham Indonesia.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 5 September 2016, indeks ISSI menanjak 0,270 poin (0,15%) ke level 177,804. Sementara indeks JII menguat 1,591 poin (0,21%) ke level 743,660.
Meski ditutup menguat, laju dua indeks saham syariah ini sempat mengalami tekanan. Turun ke zona merah, ISSI sempat turun ke level terendah di 177,418.
Munculnya aksi beli jelang penutupan membuat laju indeks syariah perlahan-lahan kembali ke zona positif.
Dengan 37,35 miliar saham yang berpindahtangan, transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 4,42 triliun, meningkat dari possi akhir pekan lalu.
Aksi beli berhasil mengangkay 115 emiten saham syariah ke zona positif dan 85 lainnya tertekan ke zona negatif.
Laju indeks syariah yang fluktuatif membuat sebagian indeks sektoral bergerak melemah. Indeks sektor barang konsumsi memimpin pelemahan dengan turun 1,28 persen, manufaktur 0,36 persen, dan infrastruktur 0,17 persen.
Namun koreksi tersebut dapat dilawan oleh lonjakan kenaikan indeks sektor pertambangan yang melonjak 2,68 persen, industri aneka 1,80 persen, dan pertanian 0,83 persen.
Saham-saham bluechips syariah pencetak top gainer kali ini dihuni LPPF yang naik Rp 475, PTBA Rp 300, SILO Rp 300, INTP Rp 250, dan ASII Rp 175 per saham.
Sebaliknya, saham UNTR dan UNVR menjadi top losser indeks bluechips syariah usai melemah masing-masing Rp 575 per saham. Disusul ICBP Rp 250, MIKA Rp 130, dan KLBF Rp 40 per saham.
Di pasar keuangan, kurs rupiah bergerak menguat sepanjang perdagangan hari ini. Dollar AS yang turun 99 poin (0,75%), membuat rupiah menguat ke level 13.148 per dolar AS.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?