Astaga! Kota di-Lockdown, Roti Sebungkus Dijual Hampir Rp 2 Juta

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 30 Maret 2020 09:33
Astaga! Kota di-Lockdown, Roti Sebungkus Dijual Hampir Rp 2 Juta
Harganya naik 20 ribu persen dari harga normal.

Dream – Masa pembatasan aktivitas di Malaysia karena kebijakan lockdown berlangsung hingga 14 April 2020 mendatang. Dalam masa ini, orang-orang diimbau berdiam diri di rumah kecuali ada kebutuhan mendesak.

Sebelum kebijakan ini berlangsung, banyak kota yang mengalami panic buying dengan menimbun barang-barang kebutuhan sehari-hari, seperti tisu toilet dan masker. Tak terkecuali bahan makanan untuk simpanan mereka selama berdiam di rumah.

Yang menyebalkan, ada orang-orang yang memanfaatkan situasi dengan menjual barang kembali dengan harga yang lebih mahal.

Dikutip dari laman worldofbuzz, Senin 30 Maret 2020, seorang warganet di grup Facebook `Makan Club` mengunggah foto sebungkus sroti tawar Gardenia yang dijual seharga 500 ringgit. Jika dirupiahkan, harga roti tersebut setara dengan Rp1,87 juta atau hampir Rp2 juta.

Saat belum terjadi pandemi corona di Malaysia, biasanya roti itu hanya dijual seharga 2,5 ringgit (Rp9.360). Artinya harga roti tersebut melonjak sampai 20 ribu persen.

“ Bayangkan orang tua dan orang berkebutuhan yang lebih memerlukan! Tolong berhati dan jangan membeli lebih banyak daripada yang dibutuhkan,” tulis di unggahan ini.

1 dari 5 halaman

Malah Jadi Bahan Lelucon

Malah ada yang usil membuat `troll` di salah satu e-commerce Carousell. Warganet yang usil ini menjual kembali roti dengan harga 100 ringgit (Rp375.420). Kondisinya pun disebut sangat baik.

“ Terlalu banyak waktu luang di rumah dan nggak bisa ngapa-ngapain, saya rasa. Jadi, mereka usil,” tulis seorang warganet di kolom komentar iklan.

Country Head Malaysia Carousell, Tang Siew Wai, menyarankan pengiklan tidak mengambil kesempatan dalam wabah virus corona. Pengiklan juga diminta untuk memperhatikan aturan yang diberlakukan oleh e-commerce.

“ Iklan dengan harga yang dipasang akan diminta untuk dikoreksi atau diturunkan,” kata Tang Siew Wai.

(Sah, www.worldofbuzz.com)

2 dari 5 halaman

Di Indonesia, Malah Jual Mahal Bayclin

Dream – Belakangan ini cairan pemutih yang satu ini disebut-sebut sebagai salah satu bahan yang bisa mencegah virus corona. Cairan tersebut mengandung Sodium Hypochlorite dengan konsentrasi sebanyak 5,25 persen.

Cairan pemutih itu bernama Bayclin.

Seiring merebaknya virus corona dan isu khasiat cairan pemutih itu, produk ini menjadi salah satu ceruk bisnis bagi orang-orang. Terlebih lagi oleh oknum yang menjualnya dengan harga yang fantastis.

Normalnya, harga Bayclin untuk ukuran 500 ml senilai Rp8.500-an di minimarket. Untuk yang berukuran 1 liter, normalnya dijual seharga Rp13 ribu-Rp20 ribuan per botol.

3 dari 5 halaman

Ini Rinciannya

Namun, di beberapa toko online, dikutip Dream, Selasa 24 Maret 2020, harga cairan pemutih ini telah naik berkali-kali lipat.

Misalnya, di Shopee, seorang pemilik lapak menjual produk berukuran 1 liter seharga Rp230 ribu-Rp250 ribu. Harga itu hanya untuk pemutih berukuran 1 liter.

 Harga produk Bayclin (2)© Shopee

Yang ukuran 500 ml, ada penjual yang melego produk ini seharga Rp500 juta. Hm, semoga salah tulis si penjual. 

 Harga produk Bayclin.© Shopee

 

Di Lazada, ada juga penjual yang melepas produk ini dengan harga yang wah. Harga produk berukuran 500 ml ini dibanderol ratusan ribu rupiah. Tertulis hargaya Rp230 ribu-Rp250 ribu untuk dua botol. 

 Harga produk Bayclin (3)© Lazada

4 dari 5 halaman

Harga Hand Sanitizer bercap Halal 6 Kali Lipat Lebih Mahal

Dream – Selama pandemi corona, orang-orang bekerja sama untuk saling membantu. Mereka bahu-membahu untuk `berperang` melawan virus Covid-19.

Sayangnya, masih ada yang mengail di air keruh di tengah pandemi ini.

Dikutip dari World of Buzz, Minggu 22 Maret 2020, ada saja oknum yang menjual alat kesehatan seperti tisu toilet dan masker. Sekalinya ada, harganya bisa mencapai puluhan kali lipat.

Nah, ini juga terjadi di Malaysia. Ada yang menjual hand sanitizer dengan harga melejit. Hand sanitizer ini dilabeli dengan “ halal”. Produk ini dijual secara online.

Alat pembersih tangan ini diklaim mengandung etanol yang menggantikan alkohol. Harga per botolnya dibanderol senilai 35 ringgit (Rp126.448). Tingginya harga ini dicuit oleh seorang warganet Twitter berakun @SiriuslyCold.

 

 © Dream

 

“ Di 7-Eleven, harga sanitizer normal 5,9 ringgit (Rp21.315). Tapi, kita harus mengambil keuntungan dari sekelompok agama,” cuit dia.

Sekadar informasi, etanol ini merupakan bentuk lain alkohol. Ada anggapan penjual berusaha menipu orang dengan membubuhkan label halal sehingga produknya laku.

Bahkan, Menteri Departemen Agama Malaysia, Zulkifli Mohamad Al-Bakri, menyebut hand sanitizer dianggap halal.

Dikatakan bahwa produk pembersih tangan ini mengandung etil alkohol (etanol), isopropil alkohol (isopropanol) atau benzalkonium klorida sebagai bahan utamanya. Ditambah lagi, alkohol dikenal dapat membunuh sebagian besar kuman.

“ Karena munculnya penyebaran virus COVID-19 di negara kita, dapat disimpulkan bahwa sanitiser tangan bukan najis dan diizinkan untuk digunakan dalam doa dan tidak dianggap seolah-olah kita melahirkan najis, ” tulis Kementerian Agama Malaysia.

5 dari 5 halaman

Virus Corona Merebak, Hand Sanitizer Dijual Rp9 Ribu/Tetes

Dream - Di tengah pandemi virus corona baru, Covid-19, semua orang di seluruh dunia berusaha untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Mereka juga berupaya agar tempat tinggalnya bersih dan higienis. 

Hand sanitizer menjadi senjata untuk menjaga kebersihan tangan. Sehingga tak heran kini harga produk kesehatan itu melambung. Dan, peningkatan harga itu dimanfaatkan seorang remaja di Inggris. 

 

 © Dream



Dikutip dari World of Buzz, Minggu 15 Maret 2020, seorang remaja dari Leeds, Inggris, terpaksa dipulangkan dari sekolah. Alasannya, remaja berusia 13 tahun itu menjual hand sanitizer kepada teman-temannya. Bukan perbotol, apalagi perboks. Melainkan pertetes.

Satu tetes dihargai sekitar Rp9.000. Pria muda itu telah menjual 18 tetes dengan total pendapatan Rp166.000.

Beri Komentar