Malaysia Tergiur Dirikan Bank Syariah di Jerman

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 10 April 2015 17:02
Malaysia Tergiur Dirikan Bank Syariah di Jerman
Jerman baru saja mengizinkan sebuah bank syariah asal Turki untuk beroperasi di negaranya.

Dream - Masuknya bank syariah asal Turki ke Jerman jadi perhatian serius Malaysia. Sebagai pusat keuangan syariah dunia, Negeri Jiran ini seolah tak mau kehilangan kesempatan langka tersebut.

Malaysia memang sudah seharusnya mulai melirik perkembangan perbankan syariah di Eropa. Pada Maret lalu, Jerman baru saja mengizinkan pembukaan bank syariah pertama di negara tersebut.

Mengutip Bernama, Jumat, 10 April 2015, izin pembukaan bank syariah untuk bank Turki, Kuveyt Turk Bank AG, yang dikeluarkan Jerman pada bulan Maret lalu dianggap sebagai langkah maju yang signifikan dari sektor perbankan konservatif negara tersebut.

Sebelumnya perbankan Jerman menyatakan keberatan terhadap apa yang kemudian disebut 'praktek perbankan eksotis'. Namun kini muncul bank syariah penuh pertama di negara tersebut.

Turk Bank melihat ceruk pasar perbankan syariah yang besar karena populasi Muslim Jerman mulai tumbuh. Turk Bank kepada Bernama mengatakan bank syariah yang mereka dirikan di Jerman tidak hanya melayani populasi Muslim. Bisnis bebas bunga ini menawarkan keuntungan untuk non-Muslim juga.

Malaysia umumnya diakui sebagai pelopor dalam perbankan syariah, memiliki produk dan jasa yang dianggap modern namun sejalan dengan ajaran Islam.

Perubahan kebijakan di Jerman akan menawarkan kesempatan lembaga keuangan Malaysia untuk masuk ke sektor perbankan negara itu.

Kuveyt Turk Bank AG menerima lisensi penuh untuk mendirikan bank syariah pertama, lima tahun setelah membuka lembaga keuangan di Mannheim, sebuah kota di selatan barat Jerman, untuk bisnis perusahaan dan pribadi.

Menurut sumber-sumber Jerman, sekitar 500 lembaga perbankan syariah beroperasi di lebih dari 70 negara. Volume aset global yang dikelola oleh perbankan syariah diperkirakan sekitar US$ 2 triliun.

Beri Komentar