Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Wu Jianping, Pria Penyandang Disabilitas Yang Ditolak Bank Gara-gara Sidik Jari, (Foto: China Daily)
Dream – Seorang pria penyandang disabilitas, Wu Jianping, harus menelan pil pahit. Pengajuan pinjaman uang ke bank ditolak.
Tapi, yang membuat pengajuan pinjaman itu ditolak bukan karena persyaratan yang kurang. Justru alasannya membuat banyak orang marah.
Dilansir dari Daily Mail, Jumat 25 November 2016, pria asal Zhengzhou, Tiongkok, berencana untuk membeli sebuah apartemen. Hunian ini akan menjadi tempat tinggal setelah Jianping menikah dengan tunangannya.
Jianping pun memutuskan pergi ke bank Pada 14 November 2016. Sayangnya, persyaratan yang diajukan bank membuat Jianping tidak habis pikir. Padahal segala persyaratan sudah diajukan.
© Dream
Bank tersebut meminta Jianping tetap membubuhkan tanda tangan dengan sidik jari. Sebagai seorang difabel, syarat ini tentu saja tidak bisa dipenuhinya. Dia telah kehilangan kedua lengannya akibat kesetrum saat berusia lima tahun.
Jianping pun melobi bank dan mengatakan mustahil untuk memberikan cap jari. Lelaki berusia 25 tahun ini pun menawarkan tanda tangan sebagai gantinya.
Lagipula, Jianping sudah mahir menulis dengan kaki. Namun ternyata jawaban pengelola bank justru semakin membuat publik meradang
© Dream
Setelah berjam-jam menunggu, Jianping pun mendapatkan jawaban yang tidak mengenakkan. Pihak bank menolak tawaran Jianping dan beralasan bahwa tanda tangan bisa saja dipalsukan.
“Saya menunggu sekitar 5-6 jam dan bank mengatakan tidak bisa mencairkan pinjaman jika tidak ada cap jari,” kata dia.
Dilansir dari IB Timesisah Jianping ini pun menjadi viral di jejaring sosial di Tiongkok. Netizen pun marah dengan sikap bank-bank tempat dia mengajukan pinjaman. Ada yang mengatakan perbankan tidak punya rasa simpati terhadap penyandang disabilitas.
© Dream
Salah seorang pengguna Facebook berkomentar mengapa bank tidak menggunakan contoh DNA, cap jempol kaki, atau pindai mata sebagai alternatif untuk sidik jari.
Marak diperbincangkan, Biro Manajemen Perumahan Tiongkok di Zhengzhou pun turun tangan. Biro pemerintah ini memberikan “kartu hijau” kepada Jianping untuk mendapatkan pinjaman sehingga Jianping tak perlu berurusan dengan sidik jari.
Otoritas ini mengatakan bantuan pemerintah juga berlaku bagi penyandang disabilitas yang ingin mendapatkan pinjaman, tapi terganjal persyaratan serupa.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari