Survei Membuktikan, Inilah Bayaran Satu Unggahan Para Influencer

Reporter : Cynthia Amanda Male
Jumat, 5 April 2019 08:45
Survei Membuktikan, Inilah Bayaran Satu Unggahan Para Influencer
Selain membagikan aktivitas, para influencer turut mendapatkan bayaran untuk setiap unggahan.

Dream – Dalam sehari, mungkin sebagian orang lebih sibuk melihat status, foto dan video di media sosial. Foto atau video dari liburan, acara besar, hingga cara memasak menjadi santapan setiap hari warganet.

Dikutip dari Mirror, Jumat 5 April 2019, para blogger dan influencer seolah tidak kehabisan ide untuk menghibur warganet dengan berbagi aktivitas mereka.

Yang menjadi pertanyaan, apakah para blogger dan influencer tidak rugi mengeluarkan uang hanya untuk menghibur warganet?

Jawabannya, tentu saja tidak. Dengan membagikan aktivitas mereka itulah, blogger dan influencer mendapatkan uang. Istilah kerennya saat ini adalah mendapat endorse.

Lantas, berapa penghasilan blogger dan influencer itu sebenarnya? Apa mereka bisa mendapat penghasilan yang cukup dengan menjadi blogger dan influencer?

1 dari 2 halaman

Bisa Capai Belasan Juta Rupiah

Pertanyaan tersebut memang membuat banyak orang penasaran dan telah terjawab oleh Survei Blogging Inggris 2019.

Survei tersebut mencatat rata-rata influencer memperoleh bayaran antara 100 dan 1,000 poundsterling atau Rp1,8 juta sampai Rp18,5 juta untuk setiap unggahan yang disponsori.

Nilai bayaran endorse itu bergantung pada dua hal yaitu jumlah pengikut dan merek yang diiklankan.

Survei menemukan bahwa tarif konten paling mahal yang dikenakan seseorang pada sponsor adalah 250 poundsterling atau Rp4,6 juta.

Dan konten paling populer yang mengenakan tarif mahal itu hampir setengahnya adalah konten parenting.

Survei untuk penelitian ini dilakukan oleh Universitas Gereja Canterbury Christ bersama Vuelio dengan tujuan untuk menunjukkan bagaimana influencer Inggris bekerja, topik apa yang paling ramai dan bagaimana peran mereka berubah.

2 dari 2 halaman

Sebagai Mata Pencaharian Utama

Sementara itu, menurut survei tahun 2018, jumlah blogger profesional meningkat tajam. Mereka menjadi blogger dan influencer sebagai mata pencaharian utama.

Sebagian besar blogger profesional adalah perempuan. Topik yang mereka angkat adalah gaya hidup dan parenting. Mereka juga membahas masalah fashion dan kecantikan, makanan dan minuman, serta travel.

Banyak juga yang penasaran soal waktu yang harus diluangkan untuk menjadi influencer atau blogger profesional.

Menurut survei terhadap 30 peserta, mereka menghabiskan 30 jam atau lebih dalam seminggu untuk membuat konten.

Mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu bekerja memiliki lebih banyak pengunjung unik ke halaman mereka setiap bulan. Meskipun demikian, hampir setengah dari peserta survei ini yang mengaku hanya mengunggah konten sekali dalam seminggu.(Sah)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik