Diupah Beberes Rp11 Juta, Pegawai Nyaris Pingsan Lihat Kondisi Apartemen

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 5 Desember 2019 07:36
Diupah Beberes Rp11 Juta, Pegawai Nyaris Pingsan Lihat Kondisi Apartemen
Pekerjaannya membuat orang tercengang.

Dream - Membersihkan rumah merupakan pekerjaan yang menyebalkan bagi semua orang. Meskipun itu merupakan hal yang penting, tugas yang satu ini memerlukan waktu serta tenaga yang bisa menguras energi.

Mereka yang menyerah untuk membersihkan rumah biasanya akan memutuskan untuk menggunakan jasa bersih-bersih. Sementara si empunya rumah bisa melakukan kegiatan sendiri, misalnya menonton serial televisi.

Dilansir dari China Press, Kamis 5 Desember 2019, seorang pekerja kebersihan mengunggah foto apartemen yang baru saja dibersihkan. Foto ini membuat debat panas di medsos.

Dikatakan bahwa karyawan kebersihan direkrut untuk membersihkan sebuah apartemen. Saat membuka pintu, dia menemukan kejadian “ horor”.

Apartemen yang harus dibersihkannya sangat berantakan. Pekerja yang tak disebutkan namanya ini bahkan mengaku nyaris pingsan.

 Apartemen kotor disulap jadi bersih.

Banyak orang bertanya-tanya cara pemilik bertahan hidup dalam kondisi seperti ini. Tapi, yang dikomentari adalah seberapa baik petugas kebersihan ini berhasil membersihkan seluruh rumah.

Dikatakan bahwa orang yang direkrut ini membersihkan rumah dari jam 09.00 sampai 16.00. Setelah bekerja selama tujuh jam, dia mendapatkan upah lebih dari 1 juta won (Rp11,84 juta).

Orang ini mendapatkan bayaran yang tinggi karena mengerjakan pekerjaan rumah dengan teliti.

1 dari 6 halaman

Cuma Bertugas Rawat 2 Anjing, Pelamar Terpilih Diberi Gaji Rp587 Juta

Dream - Pasangan suami istri ini menawarkan lowongan kerja yang ringan namun bergaji menawan. Sudah gajinya lumayan, kandidat yang terpilih juga bisa tinggal di rumah enam lantai.

Lowongan langka itu dibuat sepasang suami istri ini di Inggris. Mengutip laman Metro, Kamis 28 November 2019, mereka menawarkan pekerjaan sebagai perawat dua anjing golden retriever yang diberi nama, yaitu Milo dan Oscar.

Meski hanya menjadi pengasuh anjing, gajinya yang ditawarkan sangat fantastis. Mereka mau membayar pelamar terpilih sebesar 30 ribu poundsterling-32 ribu atau sekitar Rp542,64 juta-Rp587,82 juta per tahun.

 

 

Sebagai bonusnya, kandidat terpilih bisa tinggal di rumah enam lantai di Kenningston, Inggris.

Pekerjaannya sangat mudah. Mereka hanya diminta merawat Milo dan Oscar. Misalnya, mengajak keduanya jalan-jalan setiap pagi dan sore, mengatur jadwal anjing, serta memperhatikan asuransi anjing.

Kandidat juga diharuskan punya keterampilan bersih-bersih rumah dan memahami semua pekerjaan rumah, seperti belanja makanan dan mencuci pakaian. Plus, bisa memasak bagi para vegetarian.

Pemberi kerja juga meminta kandidat sebagai orang yang aktif, pekerja keras, dan bisa dipercaya. Lowongan kerja ini diiklankan oleh Silver Swan Recruitment.

2 dari 6 halaman

Youtuber Beruntung, Jadi Aspri Miliarder Buat Keliling Dunia & Gaji Rp735 Juta

Dream - Masih ingat dengan seorang jutawan yang mencari pegawai untuk menjadi asisten pribadi sekaligus untuk menemaninya keliling dunia? Hartawan dari Australia, Matthew Lepre, telah menemukan pegawai beruntung tersebut. 

Wanita itu bernama Tyanna de Assis. Dia akan menemani bosnya itu berkeliling dunia secara gratis sebagai asisten pribadi. 

“ Ini gila. Bahkan, keluargaku dan teman-teman penasaran mengapa bisa dapat. Tapi, mereka mengatakan pekerjaan ini sempurna bagiku,” kata Tyanna, dikutip dari World of Buzz, Selasa 26 November 2019.

Model Instagram dan influencer berusia 27 tahun ini memenuhi beberapa persyaratan yang diajukan oleh Lepre.

 

 

Tyanna baru berusia di atas 18 tahun, bisa mengatur jadwal perjalanan, punya pengetahuan yang kuat tentang saluran media sosial, bisa menangani pekerjaan administrasi. Gadis beruntung ini juga lolos karena mahir mengoperasikan komputer dan bisa menangani tugas manajerial.

“ Saya bisa bekerja dan bepergian dari lokasi dan zona waktu yang berbeda,” kata dia.

Tyanna melamar pekerjaan ini karena berpengalaman bekerja di kantor dan memahami aturan asisten pribadi dan strategi media sosial.

“ Aturan ini sempurna karena bisa bepergian dan bisa melakukan banyak hal dan punya hal yang terbaik di dunia,” kata dia.

Sekadar informasi, di lowongan pekerjaan ini, Lepre menawarkan gaji senilai US$52 ribu (Rp735,05 juta) per tahun. Selain itu, asisten pribadinya bisa keliling dunia secara gratis.

3 dari 6 halaman

Butuh Teman Traveling, Miliarder Muda Cari Aspri dan Digaji Rp763 Juta

Dream – Seorang pria miliarder muda, Matthew Lepre, tengah mencari asisten pribadi untuk menemaninya pelesir keliling dunia. Pria tajir yang baru berusia 26 tahun ini siap menggaji teman perjalannnya itu US$52 ribu per tahun (Rp763,23 juta) per tahun untuk “ pekerjaan seumur hidup”.

Dikutip dari news.com.au, Jumat 22 Maret 2019, Lepre juga akan memberikan tunjangan berupa wisata, akomodasi, dan manfaat asuransi selama menemaninya bepergian ke seluruh negara di dunia.

“ Banyak orang sudah menghubungiku untuk tahu cara agar bisa memiliki gaya hidup idaman. Kini saya memerlukan seseorang untuk membantuku keluar,” kata dia kepada news.com.au.

 

 

Lepere menegaskan kandidat harus punya keterampilan manajemen dan organisasi. Dia juga bisa mengatur jadwal bepergian serta memiliki pengetahuan yang kuat tentang saluran jejaring sosial.

“ (Kandidat) juga mampu multitasking serta memiliki keterampilan untuk pekerjaan administrasi lainnya, seperti keterampilan komputer,” kata dia.

Kandidat juga harus memegang paspor yang valid setidaknya selama 12 bulan serta berkeinginan untuk bekerja keras. Orang beruntung akan merasakan pengalaman bepergian ke luar negeri, seperti Spanyol, Yunani, Kroasia, dan Miami.

“ Bepergian ketika saya bekerja, membuat saya tinggal di kehidupan yang ideal. Saya ingin memberikan kesempatan yang sama kepada seseorang,” kata dia.

Kalau ada lulusan yang berusia 18 tahun ke atas dan punya keterampilan yang dibutuhkan, Lepre akan mempertimbangkannya. “ Lagipula, saya, kan, tidak lulus kuliah,” kata dia.(Sah)

4 dari 6 halaman

Siapa Matthew Lepre?

Matthew Leprre adalah seorang pendiri bisnis eCommerce Warrior Academy ketika berusia 23 tahun. Pria ini tidak berminat kuliah di universitas dan tak berminat pula untuk mengejar gelar dokter gigi di University of Melbourne, Australia. Setelah dua minggu, Lepre kembali ke Sydney dan mengerjakan tiga pekerjaan kasar untuk membantu ibunya mencari uang.

Saat masa senggangnya, Lepre mencari tahu cara memulai bisnis online dan mengembangkan bisnis yang memberinya pendapatan US$120 ribu (Rp1,69 miliar) per bulan.

“ Di sebuah seminar di Sydney, saya diperkenalkan dengan seorang pelatih bisnis dari Amerika. Saya mempelajari semua dasar memulai bisnis online. Dari sana, saya merintis took online e-commerce sendiri,” kata dia.

Kini, Lepre sedang menggarap proyek untuk membantu orang lain bisa membangun kekayaannya. Nantinya, anggota tim terbarunya akan memastikan bisnis Lepre berjalan lancer ketika dia sedang bepergian. Orang ini juga akan membantu mempromosikan usaha terbaru Lepre.

“ Saya mencari seseorang utnuk bergabung ke dalam semua petualangan saya. Saya suka apa yang dilakukan dan menjelajahi tempat baru. Tapi, kehidupan pasti semakin sibuk. Saya mencari orang yang bisa diandalkan untuk membantu kegiatan bisnis sehari-hari ketika kami sedang bepergian,” kata dia.

Walau tak lulus kuliah, Lepre meraih keberhasilan dari tekadnya belajar sebanyak mungkin dari profesional terbaik. Kini, dia mengepalai empat toko e-commerce yang sukses.

5 dari 6 halaman

Cuma Bertugas `Cium` Bau Ketiak, Pegawai Bakal Digaji Rp2 M/Bulan

Dream - Sebuah perusahaan membuka lowongan kerja yang menarik dan terdengar aneh bagi sebgian besar orang. Namun karena uniknya itu, si pelamar yang lolos dijamin auto-kaya.

Pelamar yang diterima akan mendapatkan penghasilan US$2 juta per tahun (Rp28,12 miliar) atau sekitar Rp2,34 miliar per bulan.

Mengutip laman World of Buzz, Rabu 20 November 2019, pekerjaan yang ditawarkan itu adalah pegawai pengendus bau ketiak. Sementara pihak yang membuka lowongan kerja itu adalah perusahaan yang bergerak di bidang deodoran.

 

 

Berdasarkan anggota senior staf peneliti yang bekerja di Pricenton Consumer Research, beberapa orang cenderung berpikir bahwa penguji deodoran yang bekerja di bidang ini punya “ ketertarikan khusus” terhadap ketiak dan kaki.

6 dari 6 halaman

Gaji Besar tapi Yakin Sanggup Melakoninya?

Tapi, kenyataannya, para peneliti menemukan pekerjaan yang ditawarkan ini cukup memalukan. Tugas mencium bau badan digambarkan sebagai pekerjaan yang benar-benar mengerikan. 

Dalam profesi ini, para peneliti akan mencium aroma dan melaporkan temuan dengan skala 0-10. Nilai 0 untuk bau yang tidak terlalu kuat dan 10 untuk bau tajam. 

Meskipun terlihat seperti pekerjaan yang mudah, tak semua orang dengan mudah lolos saat melamar untuk posisi ini.(Sah)

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian