Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Ilustrasi
Dream - Pemerintah akan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan target indikatif Rp 4 triliun. Terdapat lima seri SBSN yang akan dilelang mulai besok , (Selasa, 22 Maret 2016).
Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S dan SBSN PBS berbasis proyek untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2016.
Lelang SBSN dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggaraan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN. Lelang ini bisa diikuti semua pihak baik investor individu maupun institusi.
Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui peserta lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.
Mengutip laman Kemenkeu, Senin,, 21 Maret 2016, lelang akan dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB. Hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama.
SBSN seri SPN-S akan diterbitkan menggunakan kad ijarah sale & lease back dan telah mendapatkan penyataan esesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Sedangkan SBSN seri PBS menggunakan akad ijarah Asste to be leased.
Underlying asset untuk penerbitan SPN-S menggunakan barang milik negara yang telah mendapat persetujuan DPR dan sesuai Peraturan Menkeu. Sedangkan untuk seri PBS menggunakan proye/kegiatan dalam APBN tahun 2016.
Berikut adalah lima seri SBSN yang akan dilelang besok:
1. SPN-S 09092016
Tanggal jatuh tempo: 9 September 2016
imbalan: diskonto
Underlying asset: Barang milik negar aberupa tanah dan bangunan
2. PBS006
Tanggal jatuh tempo: 15 September 2020
imbalan: 8,25000%
Underlying asset: proyek/kegiatan dalam APBN 2016
3. PBS009
Tanggal jatuh tempo: 25 Januari 2018
imbalan: 7,75000%
Underlying asset: proyek/kegiatan dalam APBN 2016
4. PBS011
Tanggal jatuh tempo: 15 Agustus 2023
imbalan: 8,75000%
Underlying asset: proyek/kegiatan dalam APBN 2016
5. PBS012
Tanggal jatuh tempo: 15 November 2031
imbalan: 8,87500%
Underlying asset: proyek/kegiatan dalam APBN 2016
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
