Halal Park Bandara Soetta yang Semakin Meriah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 27 Mei 2019 08:45
Halal Park Bandara Soetta yang Semakin Meriah
Bank syariah ini juga mengikutsertakan UMKM binaannya.

Dream – PT Bank Negara Indonesa Tbk (Persero) dan PT BNI Syariah turut meramaikan Halal Park di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Halal Park merupakan kawasan komunitas halal yang diusung pemerintah untuk meningkatkan kreatifitas dalam meningkatkan ekonomi halal.

Tak tanggung-tanggung, keramaian acara yang digelar bank pelat merah ini langsung dihadiri dua pejabatnya. Mereka adalah Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo dan SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi. Hadir juga Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Firman mengatakan konsep yang dihadirkan di Halal Park Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta ini tidak berbeda kawasan komunitas yang sama di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

“ Hal ini karena dalam Halal Park kali ini masih menampilkan UMKM halal, baik Halal Fashion, Halal Food and Beverage, dan Halal Craft,” kata Firman dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Minggu 26 Mei 2019.

Untuk memudahkan para pengunjung, Halal Park di Terminal 3 Soekarno Hatta akan menggunakan alat pembayaran LinkAja sebagai kasir transaksi bersama.

Saat ini LinkAja yang dikembangkan oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) telah beroperasi dan telah digunakan lebih dari 25 juta pengguna dan 131 ribu merchant partner.

Dalam acara ini, BNI berkontribusi menampilkan produk Craft (kerajinan tangan) yang merupakan binaan dari BNI yaitu Rumah Kreatif BUMN (RKB). Sedangkan BNI Syariah memberikan kontribusi berupa Halal Food yang bekerjasama dengan rekanan BNI Syariah yaitu Sangoon Bakar dan rekanan yang telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI, serta UMKM kerajinan tangan yang juga rekanan BNI Syariah, yaitu UMKM sepatu dan kerajinan kulit.

1 dari 1 halaman

Dapat Space Khusus

Khusus Halal Park di Terminal 3, BNI Syariah mendapatkan special space yaitu 1 unit booth yang akan difungsikan sebagai tempat konsultasi bagaimana mendapatkan sertifikasi MUI.

Tempat ini juga bisa digunakan untuk mendapatkan layanan syariah secara langsung karena perusahaan menyiapkan petugas BNI Syariah yang siap untuk melayani masyarakat.

Selain berpartisipasi dalam Halal Park, untuk mendorong pertumbuhan ekosistem halal, BNI Syariah telah melakukan kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sejak tahun 2018 dalam penyelenggaraan Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham), yaitu kompetisi untuk mendorong pelaku usaha ekonomi kreatif berbasis syariah.

Industri halal menurut riset Global Islamic Finance Report 2017 mempunyai potensi besar untuk berkembang. Apalagi di Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Industri halal fashion dan food, menurut riset di atas, secara global mempunyai potensi bisnis masing-masing mencapai US$20 miliar dan US$170 miliar.(Sah)

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik