BNI Syariah Yakin `Naik Kelas` 3 Tahun Lagi

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 20 April 2016 16:01
BNI Syariah Yakin `Naik Kelas` 3 Tahun Lagi
Imam T Saptono, Dirut BNI Syariah yakin dalam tiga tahun lagi perusahaan akan menjadi bank kategori BUKU III.

Dream - Bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Bank BNI Syariah, diminta untuk naik kelas menjadi Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III. Bank syariah ini pun siap untuk melakukan aturan itu.

Sebagai catatan, bank yang termasuk dalam kelas BUKU III harus memiliki modal inti antara Rp 5 triliun sampai Rp 30 triliun.

" Potensi bank BUKU III itu lebih besar, seperti ada bankassurance, anak usaha, dan modal dari luar negeri," kata Pelaksana Tugas Direktur Utama BNI Syariah, Imam T. Saptono, dalam acara " Press Conference Kinerja BNI Syariah Triwulan I dan Program Ibu Guru Hasanah" di kantor BNI Syariah, Tempo Pavilion I, Jakarta, Rabu 20 April 2016.

Imam mengatakan perolehan dana pihak ketiga (DPK) perseroaan sudah mulai banya didorong dari tabungan buruh migran di Hong Kong. Jika sudah naik jadi BUKU III, BNI Syariah berencana menggarap sektor bisnis lainnya di luar negeri, seperti di Hong Kong.

" Bisnis DPK kita di-drive migrant di Hong Kong, kami tidak memasuki entitas ke sana (karena) harus BUKU III," kata dia.

Selain itu, Imam mengatakan pihaknya tengah mengembangkan roadmap agar bisa naik dari BUKU III.

" Apabila disetujui pemegang saham, ada beberapa (cara) yang kami kembangkan, termasuk (tambahan dana) dari investor atau IPO (Initial Public Offering)," kata dia.

Imam menargetkan tahun 2019, BNI Syariah tidak lagi berada di BUKU II, tetapi sudah di BUKU III. " Diharapkan dalam tiga tahun ke depan, (kami) bisa masuk BUKU III," kata dia.

 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone