Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Bank BNI Syariah, diminta untuk naik kelas menjadi Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III. Bank syariah ini pun siap untuk melakukan aturan itu.
Sebagai catatan, bank yang termasuk dalam kelas BUKU III harus memiliki modal inti antara Rp 5 triliun sampai Rp 30 triliun.
" Potensi bank BUKU III itu lebih besar, seperti ada bankassurance, anak usaha, dan modal dari luar negeri," kata Pelaksana Tugas Direktur Utama BNI Syariah, Imam T. Saptono, dalam acara " Press Conference Kinerja BNI Syariah Triwulan I dan Program Ibu Guru Hasanah" di kantor BNI Syariah, Tempo Pavilion I, Jakarta, Rabu 20 April 2016.
Imam mengatakan perolehan dana pihak ketiga (DPK) perseroaan sudah mulai banya didorong dari tabungan buruh migran di Hong Kong. Jika sudah naik jadi BUKU III, BNI Syariah berencana menggarap sektor bisnis lainnya di luar negeri, seperti di Hong Kong.
" Bisnis DPK kita di-drive migrant di Hong Kong, kami tidak memasuki entitas ke sana (karena) harus BUKU III," kata dia.
Selain itu, Imam mengatakan pihaknya tengah mengembangkan roadmap agar bisa naik dari BUKU III.
" Apabila disetujui pemegang saham, ada beberapa (cara) yang kami kembangkan, termasuk (tambahan dana) dari investor atau IPO (Initial Public Offering)," kata dia.
Imam menargetkan tahun 2019, BNI Syariah tidak lagi berada di BUKU II, tetapi sudah di BUKU III. " Diharapkan dalam tiga tahun ke depan, (kami) bisa masuk BUKU III," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya