Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kegiatan Mudik Bareng BRI
Dream - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan dana Bina Lingkungan (BL) sebesar Rp52,5 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sosial.
" Dana tersebut disalurkannya melalui program BRI Peduli," kata Corporate Secretary BRI Hari Siaga Amijarso melalui keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa, 26 Juli 2016.
Hari mengatakan secara teknis BRI Peduli memiliki tujuh program di antaranya Program Indonesia Cerdas, Program Indonesia Sehat, Program Indonesia Membangun, Program Indonesia Bertakwa, Program Indonesia Lestari, Program Indonesia Peduli, dan Program Indonesia Sejahtera.
Hari menjelaskan persentase dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2016 sebanyak 28,4 persen dana disalurkan untuk Program Indonesia Bertakwa, 25,7 persen untuk Program Indonesia Sehat, 18,7 persen untuk Program Indonesia Membangun, 17,1 persen untuk Program Indonesia Sehat, serta sisanya disalurkan ketiga program lainnya secara merata.
" Penyaluran dana bina lingkungan tersebut merupakan bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan," ujar Hari.
Selanjutnya, Hari berujar tanggung jawab sosial BRI merupakan kelanjutan pelaksanaan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) BUMN.
Kegiatan BL BRI diprioritaskan kepada kegiatan yang bersifat pemberdayaan sehingga dapat memberikan dampak kepada lingkungan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya