Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Penduduk Jakarta yang setiap harinya disuguhi kemacetan jalan raya bisa sedikit bernapas lega. Padatnya arus lalu lintas pada jam sibuk di ibukota ternyata masih lebih baik dibandingkan kota-kota besar lain di Indonesia.
Mengutip data terbaru dari Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan (BTSP) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, rasio volume to capacity (VC) Jakarta berada di level 0,85.
Rasio kepadatan kendaraan terhadap kapasitas jalan di ibukota ini ternyata masih lebih baik dibandingkan kota hujan Bogor yang memiliki nilai 0,86.
Meski harus diakui, laju kecepatan kendaraan di Jakarta memang masih lebih rendah dibandingkan Bogor. Rata-rata kecepatan kendaraan di ibukota hanya bisa menempuh 10-20 kilometer per jam, lebih rendah dari Bogor 15,32 km per jam.
Kapuslitbang Darat dan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Yugi Hartiman mengatakan, volume kendaraan di Jakarta saat ini memang sudah mendekati kapasitas jalan yang ada.
Sebuah lalu lintas dianggap berada dalam kondisi krusial jika VC ratio mencapai di atas 0,7.
"Kecepatan rendah karena memang kapasitas jalannya belum bisa memenuhi volume lalin yang berjalan itu," kata Yugi seperti dikutip Dream.co.id dari laman Merdeka.com, Rabu, 22 Oktober 2014.
Selain Jakarta dan Bogor, kota-kota penyangga ibukota seperti Bekasi, Depok, Tangerang juga memiliki kondisi lalu lintas yang sudah mengkhawatirkan.
Di luar jawa, daerah yang bakal macet parah, du Makassar, dan Sumatera seperti Palembang dan Medan. "Ya bisa dikatakan paling macet di Indonesia," jelas dia.
Mengutip data VC Ratio Kemenhub, berikut daftar kota dengan lalu lintas terpadat di Indonesia.
1. Bogor (15,32 km/jam) VC ratio 0,86
2. DKI Jakarta (10-20 km/jam) Vc Ratio 0,85
3. Bandung (14,3 km/jam) VC ratio 0,85
4. Bekasi (21,86 km/m) Vc Ratio 0,83
5. Depok (21,4 km/jam) VC ratio 0,83
6. Surabaya (21 km/jam) VC ratio 0,83
7. Tangerang (22 km/jam) VC Ratio 0,82
8. Medan (23,4 km/jam) VC ratio 0,76
9. Semarang (27 km/jam) VC Ratio 0,72
10. Makassar (24,06 km/jam) VC Ratio 0,73
(Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?