Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Sehari usai libur Tahun Baru Hijriah, bursa syariah dan kurs rupiah langsung menanjak tajam. Saham-saham sektor industri menjadi buruan pelaku pasar.
Sentimen positif di sesi pembukaan perdagangan juga muncul dari berbaliknya investor asing melakukan aksi beli.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 15 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 0,988 poin (0,70%) ke level 142,992.
ISSI kembali menanjak 1,248 poin (0,88%) ke level 142,252 di sesi pembukaan.
Kembalinya aksi beli investor juga mengungkit laju indeks saham bluechips syarah. Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 6,006 poin (1,01%) ke level 598,982
Indeks JII menguat lagi 7,428 poin (1,25%) ke level 600,404 di sesi pembukaan.
Investor terlihat agresif menggelar aksi jual beli pag ini. Terlihat dari transaksi perdagangan yang sudah menyentuh Rp 30 miliar di sesi prapembukaan. Relatif tak berpengaruhnya koreksi bursa Wall Street juga mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan. IHSG langsung menanjak 30,196 poin (0,67%) ke level 4.513,272 di sesi prapembukaan.
Di sesi pembukaan, IHSG kembali menanjak 38,750 poin (0,86%) ke level 4.521,826.
Lantai bursa pagi ini sudah mentransaksikan dana hingga Rp 57,23 miliar dan 157,16 juta saham berpindahtangan. Investor asing mengawali perdagangan dengan nett buy Rp 1,48 miliar.
Aksi beli investor mendorong 34 emiten bergerak menguat. Sebaliknya, 6 emiten lainnya masih tertekan aksi jual.
Kecuali saham barang konsumsi, hampir seluruh indeks sektoral bergerak menguat. Dipimpin emiten sektor industri aneka yang naik 2,31 persen, industri dasar 1,04 persen, dan keuangan 0,96 persen.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah yang sempat turun sehari jelang liburan, pagi ini justru bergerak perkasa. Dibuka menguat, rupiah hingga 15 menit perdagangan sudah menguat 336 poin (2,47%) menjadi 13.280 per dollar AS.