Cerita di Balik Topi Hitam Pudar yang Setia Dipakai Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Reporter : Okti Nur Alifia
Sabtu, 19 November 2022 09:20
Cerita di Balik Topi Hitam Pudar yang Setia Dipakai Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Ternyata terselip cerita menarik di balik topi hitamnya.

Dream - Sosok Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, punya gaya khas dengan topi hitamnya.

Topi itu seolah sudah melekat menjadi gaya anadalan Basuki. Kemana pun kamera menyoroti kegiatannya, ada topi hitam yang bahkan saat ini sudah memudar masih setia dipakai olehnya.

Belum lama ini, dalam event KTT G20, Basuki juga menjadi topik perbincangan saat mendadak jadi fotografer, dia pun memakai topi hitamnya itu. Namun ternyata terselip cerita menarik di balik topi hitamnya.

1 dari 3 halaman

Akun twitter resmi Kementerian PUPR, @KemenPU, membagikan potret topi milik sang menteri.

Topi legendaris itu ternyata sudah dikenakan sejak 2014. Disebut teman setia pria yang karib disapa Pak Bas itu.

Topi menteri Basuki© Twitter @KemenPU

" Teman setia Menteri PUPR Kabinet Kerja 2014-2019 dalam membangun infrastruktur dari Papua sampai Aceh," demikian keterangan dalam unggahan itu.

2 dari 3 halaman

Hingga saat ini berarti sudah sewindu topi itu menemani Pak Bas. Sudah delapan tahun. Tak mengherankan, pria yang pada 5 November lalu genap berusia 68 tahun itu memang dikenal sebagai menteri yang sangat sederhana.

Topi menteri Basuki© Instagram @kemenpupr

Sesekali Basuki menggunakan topi itu dengan gaya di balik. Gaya santainya bersama topi itu juga kerap terlihat saat dirinya mendampingi kegiatan Presiden Jokowi.

3 dari 3 halaman

Cerita kesederhanaan pria asal Surakarta ini memang tak ada habisnya. Basuki juga dikenal sebagai satu-satunya menteri yang masih menggunakan handphone 'jadul' Nokia.

Topi menteri Basuki© Instagram @kemenpupr

Jika ditanya, apakah menteri ini mempunyai WhatsApp? Basuki pernah mengungkap dalam wawancaranya di Sekretariat Kabinet bahwa ajudannya lah yang memegang handphone dengan nomor WhatsApp.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More