Jangan Puas Cuma Disodori Cuan, Pengelola Keuangan Kamu Sudah Lakukan 3 Tips Investasi Ini?

Reporter : Alfi Salima Puteri
Senin, 28 Februari 2022 07:01
Jangan Puas Cuma Disodori Cuan, Pengelola Keuangan Kamu Sudah Lakukan 3 Tips Investasi Ini?
Investor memang menginginkan keuntungan dari setiap sen uang yang disimpan. Namun jangan cuma sodori mereka keuntungan saja.

Dream - Tren berinvestasi sepanjang pandemi Covid-19 telah mengalami pergeseran. Investor yang terbiasa bermain aman dengan menempatkan dana pada produk konvensional seperti deposito kini beralih melirik obligasi dan produk investasi lain dengan tingkat return lebih tinggi.

Pergeseran ini seharusnya ikut dibarengi kesadaran tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan produk investasi konvensional. Investor harus cermat sekaligus waspada terhadap siklus ekonomi yang tidak terduga.

Sementara bagi pelaku perbankan harus semakin bersiap dengan tuntutan lebih tinggi dari investor. Industri keuangan harus bisa mencegah kerugian nasabah dalam layanan pengelolaan kekayaan yang mereka berikan.

Tindakan tersebut diikuti sikap pelaku investasi yang harus cermat dan berhati-hati dalam memilih produk perbankan dan investasi yang paling tepat bagi dirinya.

Citi Indonesia memberikan tiga tips utama yang perlu diperhatikan dalam membuat keputusan investasi di masa pandemi, baik bagi investor maupun pihak pengelola kekayaan.

1 dari 3 halaman

1. Produk Investasi yang Sesuai Kebutuhan

Nasabah harus menyadari kebutuhannya agar dapat memilih produk investasi yang tepat. Kondisi dan kebutuhan setiap individu pastinya berbeda-beda. Ada nasabah keluarga muda yang berinvestasi untuk dana pendidikan anak. Di sisi lain, ada nasabah yang berinvestasi untuk masa pensiun. Perbedaan kebutuhan ini akan berpengaruh pada produk investasi yang sebaiknya dipilih oleh nasabah.

Kebutuhan ini harus mendapatkan perhatian khusus baik dari nasabah maupun pengelola kekayaan suatu institusi perbankan. Identifikasi kebutuhan dan produk investasi apa yang paling sesuai saat ini lebih mudah dilakukan dengan adanya teknologi digital untuk mencari informasi sebanyak mungkin terkait berbagai produk investasi dan tingkat risikonya.

Tergantung profil nasabah, pengelola kekayaan juga dapat mempertimbangkan diversifikasi investasi dengan tingkat risiko yang disesuaikan.

2 dari 3 halaman

2. Pendampingan dalam Melakukan Investasi

Hal tak kalah penting saat berinvestasi adalah pendampingan dari penyedia layanan pengelola kekayaan. Hal-hal penting seperti selektif dalam memilih investasi dan memberikan informasi terkini terkait investasi yang telah ditanamkan, penting diketahui investor pemula.

Institusi perbankan biasanya akan diwakili oleh seorang Relationship Manager dan tim konsultan investasi yang akan memantau, melaporkan, dan menyarankan penyesuaian investasi pada nasabahnya.

Relationship Manager perlu memiliki kompetensi dalam menjelaskan berbagai hal terkait investasi dan proteksi kepada para nasabah. Dalam hal ini, Relationship Manager dan tim konsultan investasi Citi Indonesia telah mengantongi berbagai sertifikasi standar terbaik industri, seperti Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) untuk obligasi, Wharton Executive Education untuk reksadana, dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) untuk asuransi.

3 dari 3 halaman

3. Kualitas Layanan Pengelolaan Kekayaan

Pada praktiknya, terutama selama masa pandemi, lembaga perbankan banyak mengalami keterbatasan untuk bertemu nasabah secara langsung. Saat ini, nasabah dapat memahami dan menilai kualitas layanan pengelolaan kekayaan dari institusi perbankan dengan memantau market update dan berbagai informasi yang diberikan melalui kanal digital.

Citi Indonesia juga terus bekerja sama dengan para manajer investasi untuk menerbitkan produk-produk baru guna makin mengoptimalkan kegiatan pengelolaan kekayaan para nasabah. Semua hal tersebut dilakukan untuk memudahkan dan mengoptimalkan pengelolaan kekayaan para nasabah.

Beri Komentar