Diberondong Sentimen Positif, Bursa Syariah Menguat Tajam

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 23 Oktober 2015 09:24
Diberondong Sentimen Positif, Bursa Syariah Menguat Tajam
Sentimen positif penguatan Wall Street dan paket kebijakan V pemerintah mendorong aksi beli investor.

Dream - Bursa saham syariah menguat tajam di pembukaan perdagangan, Jumat, 23 Oktober 2015. Sentimen positif dari dalam dan luar negeri memicu aksi beli investor.

Dari dalam negeri, investor untuk sementara merespon positif paket kebijakan terbaru pemerintah Joko Widodo. Sementara dari global, penguatan Wall Street memicu naiknya indeks saham regional.

Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) langsung meroket 2,284 poin (1,58%) ke level 147,252.

ISSI kembali tancap gas ketika menguat 2,492 poin (1,72%) ke level 147,460 di sesi pembukaan.

Penguatan signifikan juga sukses dicatat indeks saham bluechips syariah. Naik 13,406 poin (2,19%), indeks Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi pemanasan di level 624,745.

Di sesi pembukaan, indeks JII kembali menguat 14,422 poin (2,36%) ke level 625,761.

Pelaku pasar langsung merespon sentimen positif yang muncul dengan melakukan aksi beli. Tercatat transaksi jual beli saham syariah pagi ini sudah mencapai Rp 32,27 miliar.

Hingga perdagangan pukul 9.16 WIB, sebanyak 98 emiten syariah telah bergerak menguat. Namun 20 lainnya tertekan aksi jual investor.

Menguat seluruh indeks sektor saham juga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat 68,655 poin (1,50%) ke level 4.653,217 di sesi pembukaan.

IHSG kembali meroket 74,673 poin (1,63%) ke level 4.659,235 di sesi pembukaan.

Lantai bursa mengawali sesi perdagangan dengan transaksi dana sekitar Rp 51,8 miliar. Namun investor asing justru berada dalam posisi nett sell Rp 7,36 miliar.

Indeks sektor saham barang konsumsi memimpin penguatan IHSG usai naik 2,11 persen. Diikuti emiten manufatur 2,02 persen, dan industri dasar 1,84 persen.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah terhadap dollar AS justru bergerak stagnan. Rupiah saat ini bertengger di level 13.641 per dollar AS.

Beri Komentar