Dikurung Sentimen Negatif, Bursa Syariah Ikutan Rontok

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 21 Agustus 2015 16:21
Dikurung Sentimen Negatif, Bursa Syariah Ikutan Rontok
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 105,958 poin (2,39%) ke level 4.335,953

Dream - Bursa saham Indonesia tersungkur seiring bergugurannya indeks saham utama di Asia. Kecemasan makin meningkat setelah nilai tukar rupiah terhadpa dollar AS hampir menyentuh level 14.000.

Meski sedikit berkurang, pemodal asing masih melanjutkan aksi jual. Hal ini menandai 13 hari berturut-turut asing menarik dananya dari Indonesia.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) rontok 3,422 poin (2,42%) ke level 138,020.

Level penutupan ini menandai terpuruk ISSI sepanjang sesi perdagangan. ISSI sempat menyentuh level terendah di 138,020 dan tertinggi di 140,360.

ISSI terseret arus pelemahan harga saham yang melanda 162 emiten syariah. Namun ISSI cukup beruntung karena 40 emiten bergerak naik dan 30 lainnya bertahan stagnan.

Transaksi perdagangan saham syariah jelang libur akhir pekan ini mencapai Rp 2,78 triliun dengan 34,34 miliar saham berpindahtangan.

Koreksi tajam dicetak indeks saham bluechips syariah. Rontok 15,982 poin (2,72%), Jakarta Islamic Index (JII) ambruk ke level 572,006.

Hanya meninggalkan satu emiten bluechips di zona positif, indeks JII mencapai level terendahnya di sesi penutupan. Sedangkan level tertingginya hanya mampu mencapai 582,491.

Sebanyak 29 emiten syariah menutup perdagangan di zona merah dengan pemuncak top losser dihuni LPPF yang turun Rp 1.175 per saham.

Top losser indeks JII lainnya dihuni SILO yang turun Rp 750, AALI Rp 575, UNTR Rp 300, dan PTPP Rp 290 per saham.

Bursa saham Indonesia jelang liburan ini memang ambruk seluruhnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 105,958 poin (2,39%) ke level 4.335,953.

Tak ada satupun indeks sektor saham yang menghijau. Aksi jual membanjiri saham-saham di sektor perdagangan yang turun 3,27 persen dan infrastryktur 3,25 persen.

Laju koreksi IHSG sebetulnya mengikuti bursa saham regional yang juga turun tajam. Indeks Shanghai Composite tercatat anjlok 4,27 persen, sementara Nikkei Jepang rontok 2,98 persen.

Dari pasar keuangan, rupiah yang sempat menyentuh level 14.001, sore ini ditutup sedikit menguat. Rupiah terdepresiasi 35 poin (0,25%) menjadi 13.920 per dollar AS.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More