Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tanggal 10 Muharram merupakan hari istimewa. Hari yang sangat mulia dan kemuliaannya memberikan manfaat sepanjang tahun. Banyak pula muslim yang tak putus memanjatkan doa dari awal Muharram hingga hari kesepuluhnya.
BACA JUGA: Amalan bulan muharram dan keutamaanya, doa awal dan akhir tahun hijriah
Islam mengenal 10 Muharram dengan nama 'Asyura. Arti nama tersebut yaitu 'Kesepuluh'.
Dalam kalender Islam, tanggal 10 menjadi istimewa karena penutup sepertiga usia bulan. Selanjutnya masuk sepertiga kedua dan sepertiga terakhir suatu bulan. Di hari-hari istimewa ini, kita bisa memanjatkan doa untuk menyampaikan pengharapan dan keinginan
Keistimewaan 'Asyura, di hari tersebut ada banyak sekali peristiwa bersejarah dan sarat nilai. Makanya, disunahkan melaksanakan puasa sunah `Asyura di hari tersebut.
(Baca: Makna dan Keutamaan Bulan Muharram)
Selain itu, kita juga dianjurkan membaca doa 10 Muharram ini. Agar kita mendapatkan keselamatan sepanjang tahun.
سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ المِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ، وَالْحَمْدُ للهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ، وَاللهُ أكْبَرُ مِلْءَ المِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنَ اللهِ إِلَّا إِلَيْهِ
سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا، وَالْحَمْدُ للهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا ، واللهُ أكْبَرُ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا.
أسْأَلُكَ السَّلاَمَةَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Subhanallahi mil almizani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridla wa zinatal 'arsy, walkhamdulillahi mil almizani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridla wa zinatal 'arsy, wallahu akbaru mil alminazi wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridla wa zinatal 'arsy la muljaa wa la munja minallahi illa ilaihi.
Subhanallahi 'adadasy syaf'i wal witri wa 'adada kalimatillahit tammati kulliha, walkhamdulillahi 'adadasy syaf'i wal witri wa 'adada kalimatillaihi tammati kulliha, wallahu akbaru 'adadasy syaf'i wal witri wa 'adada kalimatillahit tammati kulliha.
As alukas salamata bi rahmatikan ya arhamar rahimin, wa la khaula wa la quwwata illa billahil 'aliyyil 'adhim, wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in, walhamdulillahi rabbil 'alamin.
Artinya,
" Maha Suci Allah, sepenuh mizan (timbangan) dan sepanjang batas ilmu pengetahuan, serta sejumlah besar keridhaan, dan seindah hiasan 'Arsy. Segala puji bagi Allah, sepenuh mizan (timbangan) dan sepanjang batas ilmu pengetahuan, serta sejumlah besar keridhaan, dan seindah hiasan 'Arsy. Maha Besar Allah, sepenuh mizan (timbangan) dan sepanjang batas ilmu pengetahuan, serta sejumlah besar keridhaan, dan seindah hiasan 'Arsy. Tidak ada tempat berlindung dan tempat yang aman dari (kehendak buruk) Allah kecuali kepada Allah sendiri.
Maha Suci Allah, dengan segenap dan sejumlah bilangan genap-ganjil. Dan sejumlah kalimat-kalimat (kekuasaan) Allah yang sempurna. Segala puji bagi Allah, dengan segenap dan sejumlah bilangan genap-ganjil. Dan sejumlah kalimat-kalimat (kekuasaan) Allah yang sempurna. Maha Besar Allah, dengan segenap dan sejumlah bilangan genap-ganjil. Dan sejumlah kalimat-kalimat (kekuasaan) Allah yang sempurna.
Aku memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang paling belas kasih dari orang orang yang belas kasih. Tidak ada kekuatan untuk melakukan ibadah dan tidak ada kekuatan untuk meninggalkan maksiat kecuali kekuatan dari Allah. Semoga Allah memberikan rahmat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga dan sahabat-Nya, semuanya. Segala puji bagi Allah, pengatur alam semesta."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Umat Islam seluruh dunia sudah berada di 10 hari pertama Muharram. Kita dianjurkan memperbanyak doa awal Muharram dan berbagai amalan ibadah.
Sepuluh hari hari pertama Muharram mengandung banyak keberkahan. Apalagi, Muharram termasuk dalam empat bulan mulia di luar Ramadan.
Momen 10 hari pertama Muharram menjadi saat yang tepat untuk memohon apapun kepada Allah SWT. Termasuk memohon perlindungan dari keburukan satu tahun ke depan.
Momen satu tahun Hijriah sudah di depan mata. Kita tinggal mengisinya dengan beragam amalan baik yang berpengaruh terhadap catatan pahala. Momentum 10 hari pertama ini bisa kita manfaatkan dengan mempergiat amalan-amalan di bulan Muharam.
Selama awal Muharram, dianjurkan membaca doa 10 hari pertama Muharam ini. Insya Allah, kita terlindungi dari segala dosa selama setahun ke depan.
اللهم إِنَّكَ قَدِيْمٌ وَهٰذَا الْعَامُ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، وَسَنَةٌ جَدِيْدَةٌ قَدْ أَقْبَلَتْ، نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَنَسْتَكْفِيْكَ فَوَاتَهَا وَشُغْلَهَا، فَارْزُقْنَا الْعِصْمَةَ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، اللهم إِنَّكَ سَلَطْتَ عَلَيْنَا عَدُوًّا بَصِيْرًا بِعُيُوْبِنَا، وَمُطَّلِعًا عَلَى عَوْرَاتِنَا، مِنْ بَيْنِ أَيْدِيْنَا وَمِنْ خَلْفِنَا، وَعَنْ أَيْمَانِنَا وَعَنْ شَمَائِلِنَا، يَرَانَا هُوَ وَقَبِيْلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا نَرَاهُمْ، اللهم آيِسْهُ مِنَّا كَمَا آيَسْتَهُ مِنْ رَحْمَتِكَ، وَقَنِّطْهُ مِنَّا كَمَا قَنَّطْتَهُ مِنْ عَفْوِكَ، وَبَاعِدْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ كَمَا حُلْتَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ مَغْفِرَتِكَ، إِنَّكَ قَادِرٌ عَلَى ذٰلِكَ، وَأَنْتَ الْفَعَّالُ لِمَا تُرِيْدُ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Allahumma innaka qodim wahadzal 'amu jadidun qodaqbala wa sanatun qod aqbalat, nasaluka min khoiriha wa na'udzubika min syarriha wa nastakfika fawataha wa syughlaha farzuqnal 'ismata minasy syaithonir rajim. Allahumma innaka salathta 'alaina 'aduwwam bashira bi'uyubina, wa maththoli'an 'ala 'auratina mim baini aidina wa min kholfina, wa 'an aimanina wa 'an syamailina, yarana huwa waqobiluhu min khaitsu la narahum. Allahumma ayishu minna kama ayastahu min rakhmatikan, wa qonnithhu minna kama qonnathtahu min 'afwika, wa ba'id bainana wa bainahu kama khulta bainahu wa baina maghfiratika, innaka qodirun 'ala dzalika, wa antal fa'alu lima turidu, wa shallallahu ta'ala 'ala sayyidina mukhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya,
" Ya Allah, Engkau Maha Qadim, dan ini adalah tahun baru, tahun baru telah menjelang, kami memohon segala kebaikan-kebaikan tahun ini, dan kami mohon perlindungan dari segala keburukan-keburukan tahun ini. Kami mencukupkan diri dengan Engkau atas kehilangan atau kesibukan tahun ini, maka berilah kami rizki penjagaan dari setan yang terkutuk. Ya Allah, Engkau menguasakan untuk kami setan sebagai musuh bagi kami. Mereka dapat melihat aib kami, dan menyaksikan aurat kami dari depan, belakang, kanan dan kiri, mereka dan golongannya dapat melihat kami sementara kami tidak dapat melihat mereka. Ya Allah, putus asakan mereka atas kami sebagaimana Engkau putus asakan mereka dari rahmat-Mu. Ya Allah, cegahlah mereka dari kami sebagaimana Engkau mencegah mereka dari pengampunan-Mu. Jauhkan mereka dari kami sebagaimana Engkau menghalang-halangi mereka dari pengampunan-Mu. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang berkuasa untuk itu, Engkau Maha berbuat atas segala yang Engkau kehendaki. Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga Dia memberi keselamatan."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Malam ini kita sudah berada hari pertama Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1443 H. Bulan yang menjadi pembuka tahun dalam Islam dan banyak disambut muslim dengan melafalkan doa akhir tahun.
Setelah berpisah dengan tahun 1442 H, di awal Muharram ini kita dianjurkan membaca doa awal tahun. Karena keberkahan akan dilimpahkan Allah sepanjang tahun ini.
Selain itu, awal Muharram ini kita juga dianjurkan membaca doa tobat. Doa awal Muharram ini menjadi sarana kita untuk bertobat sebelum menjalani hari-hari sepanjang tahun Hijriah.
Doa awal Muharram ini sangat dianjurkan dibaca, terutama usai sholat. Sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah.
Doa ini juga dikenal dengan Sayyidul Istighfar. Membaca ini, kita berharap memiliki jiwa bersih.
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta khalaqtani. Wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'udzu bika min syarri ma shana'tu. Abu'u laka bini'matika 'alayya. Wa abu'u bi dzanbi, faghfirli, fa innahi la yaghfirudz dzunuba illa anta.
Artinya,
" Ya Allah, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."
Sumber: NU Online.