(Foto: Shutterstock)
Dream - Mulut bukan sekadar organ tubuh yang berfungsi untuk makan ataupun berbicara. Dari bagian tubuh ini bisa muncul kebaikan sekaligus keburukan. Tak heran jika Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa membaca doa menjaga lisan agar terjaga dari hal-hal buruk.
BACA JUGA : Doa Nabi Musa Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahanya
Kita sering diingatkan petuah Mulutmu Hariamaumu sebagai peringatan agar selalu menjaga ucapan. udah banyak contoh dampak buruk dari mulut akibat ucapan yang menyakiti.. Tak hanya membuat seseorang tersakiti, bisa juga menghadirkan kesengsaraan bagi orang lain.
Di era canggih saat ini, keburukan itu beralih dari ucapan menjadi komentar negatif. Begitu mudah komentar buruk ditulis, tanpa perlu mempedulikan efeknya. Senantisa mengucapkan doa menjaga lisan diharapkan bisa membantu kita menjauhkan diri dari perbuatan yang tak disadari tersebut.
Dampak yang ditimbulkan akibat lisan yang tak terjaga di maasa sekarang ini jauh lebih berbahaya dari pada ucapan langsung. Tidak sedikit kasus bunuh diri terjadi akibat makian dan hinaan hingga fitnah di dunia digital.
Sudah selayaknya seorang Muslim menjaga diri dari hal-hal demikian dengan banyak membaca doa menjaga lisan. Dengan upaya yang serius, sembari terus memohon perlindungan kepada Allah.

Allahummaj'al shamti fikran wa nuthqi dzikran.
Artinya,
" Ya Allah, jadikanlah diamku berpikir dan bicaraku berzikir."
Dream - Lisan merupakan bagian tubuh yang memiliki fungsi penting bagi manusia. Lisan atau lidah membantu kita berbicara dengan jelas saat mengobrol dengan orang lain.
Dengan lisan, komunikasi dan interaksi akan tercipta sehingga tercipta ikatan yang kuat di antara manusia.
Bagi seorang pemeluk Islam, ukhuwah di antara sesama Muslim akan semakin kuat lewat lisan. Membuat mereka yang belum mengenal menjadi seperti seorang saudara.
Namun demikian, lisan juga mengandung bahaya. Lisan dapat mengeluarkan perkataan buruk maupun menyakitkan.
Jika keburukan sampai keluar dari lisan, harkat dan martabat manusia bisa jatuh. Bahkan tidak jarang perselisihan di antara manusia terjadi akibat lisan yang tak terjaga.
Doa ini dianjurkan dibaca agar lisan kita terjaga dari perkataan buruk dan menyakitkan.

Allahumma as’aluka kalimatal haq fi ghadab wa ridla.
Artinya,
" Ya Tuhan, aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar pada saat marah dan ridha."

Dream – Menjaga lisan bukanlah sebuah perkara mudah. Terutama saat harus berhadapan dengan orang lain.
Terkadang kekhilafan kata dapat merusak hubungan. Untuk itu, berhati-hatilah dalam berbicara.
Lidah memang tidak bertulang. Namun lidah dapat menjadi pedang paling tajam di dunia.
Betapa berbahayanya jika tidak bisa menjaga lisan. Hati yang terluka akibat sebuah ucapan, tidak semudah menyembuhkan luka fisik. Ia dapat berbekas, bahkan hingga akhir hayatnya.
Itulah betapa pentingnya menjaga lidah. Bahkan dikatakan bahwa lebih baik diam, jika tidak mampu berucap baik.
Telah banyak kata-kata bijak yang mengajak manusia untuk menjaga lisan. Salah satunya dari para tokoh muslim di dunia. Berikut adalah kumpulan kata-kata bijak yang sudah dirangkum dari berbagai sumber:

1. “ Ketika lidah seseorang menjadi tenang dan ramah, maka hatinya menjadi saleh dan bersih.” – Utsman bin Affan
2. “ Siapa yang tidak bisa mengendalikan lidahnya, berarti tidak bisa memahami agamanya.” – Hasan Al-Bashri
3. “ Lidahmu jangan kamu biarkan menyebut kekurangan orang lain, sebab kamu pun punya kekurangan dan orang lain pun punya lidah.” – Imam Syafii
4. “ Lidah seseorang itu dapat memberitahu tentang hatinya.” – Ibnu Qayyim
5. “ Lidah seorang yang bijak terletak di belakang hatinya.” – Ali bin Abi Thalib
6. “ Lidah itu sangat kecil dan ringan, tapi bisa mengangkatmu ke derajat paling tinggi dan bisa menjatuhkanmu di derajat paling rendah.” – Imam Ghazali
7. “ Kebijaksanaan adalah sebuah pohon yang tumbuh bersemi di hati dan berbuah di lidah.” – Ali bin Abi Thalib
8. “ Sahabat Uqbah bin Amr pernah bertanya kepada Rasulullah, “ Wahai Rasulullah, bagaimana caranya agar selamat?” Rasulullah menjawab, “ Kendalikan lisanmu, hendaknya rumahmu membuatmu merasa nyaman untuk beribadah, dan menangislah karena dosa-dosamu.” – Hadits
9. “ Lidah orang yang cerdas berada di belakang hatinya: ketika dia ingin berbicara, dia berpikir terlebih dahulu. Jika kata-katanya akan bermanfaat untuk kebaikannya, dia mengatakannya, dan jika merugikannya, dia tidak akan berbicara. Sementara hati orang yang bodoh berada di belakang lidahnya: ketika dia hanya berpikir untuk mengatakan sesuatu, dia mengatakannya begitu saja, tanpa peduli apakah itu bermanfaat ataukah tidak.” – Hasan Al-Bashri
10. “ Lidah itu seperti singa, jika kamu membiarkannya lepas, ia akan melukai seseorang.” – Ali bin Abi Thalib
11. “ Lidah hanyalah daging kecil yang lembut. Namun, ia mampu merusak ikatan yang paling kokoh dan menghancurkan hubungan yang paling kuat.” – Dr. Yasir Qadhi
12. “ Penipu memiliki lidah yang manis namun hatinya pahit.” – Ali bin Abi Thalib
13. “ Hati yang indah memungkinkan kamu untuk melihat kebaikan pada diri semua orang, sementara lidah yang indah memungkinkan semua orang melihat kebaikan di dalam dirimu.” – Mufti Ismail Menk
14. “ Kamu dapati bahwa lidah manusia itu begitu ringan, namun kekuatannya bisa sangat menghancurkan.” – Ali bin Abi Thalib
15. “ Sepanjang lisan disibukkan dengan berdzikir, ia akan aman dari ucapan dan kebohongan yang tidak pantas, karena ia tidak pernah diam. Sama halnya dengan hati, jika tidak disibukkan dengan cinta kepada Allah, maka ia akan mencintai makhluk.” – Ibnu Qayyim

16. “ Tidak ada yang lebih pantas dipenjarakan selain daripada lidah.” – Ibnu Masud
17. “ Berbicaralah hanya ketika kata-kata yang kamu ucapkan lebih indah daripada diam.” – Dr. Bilal Philips
18. “ Lidah hanyalah daging kecil yang lembut. Namun, ia mampu merusak ikatan yang paling kokoh dan menghancurkan hubungan yang paling kuat.” – Dr. Yasir Qadhi
19. “ Ketika kamu belajar mendisiplinkan lidahmu, maka kamu akan berhenti mengamati, menilai dan mencela orang lain. Kemudian kamu akan fokus pada kelemahan dan kekurangan yang ada pada dirimu sendiri.” – Mufti Ismail Menk
20. “ Barangsiapa yang mampu menjamin untukku apa yang berada di antara kedua rahangnya (lisan) dan apa yang berada di antara kedua kakinya (kemaluan), maka aku akan menjamin baginya surga.” – Hadits
21. “ Sibukkan lisanmu dengan sesuatu yang bermanfaat sebelum ia menyibukkanmu dengan sesuatu yang tidak berguna dan berbahaya”. – Dr. Bilal Philips
22. “ Lidah itu sangat kecil dan ringan, tapi bisa mengangkatmu ke derajat paling tinggi dan bisa menjatuhkanmu di derajat paling rendah.” – Imam Ghazali
23. “ Kebanyakan dosa manusia itu disebabkan karena lidahnya.” – Hadits
24. “ Ya Allah, Jadikanlah lisanku senantiasa basah dengan berdzikir kepada-Mu, dan penuhi hatiku dengan perasaan takut kepada-Mu.” – Hadits
25. “ Seorang muslim adalah orang yang tidak menyakiti muslim lainnya dengan lisan dan tangannya.” – Hadits
Advertisement