Doa Setelah Sholat Tahajud Agar Cepat Terkabul

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 8 Agustus 2021 18:00
Doa Setelah Sholat Tahajud Agar Cepat Terkabul
Sholat Tahajud memiliki banyak keutamaan untuk orang yang rutin menjalankannya. Waktu sholat tahajud adalah sepertiga terakhir malam atau dini hari.

Dream - Sholat Tahajud merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan. Ibadah yang satu ini mengandung banyak keutamaan. Waktu sholat tahajud biasanya dilakukan saat sepertiga malam terakhir atau pada dini hari.

BACA JUGA: Bacaan, Tata Cara, Keutamaan Dari Sholat Tahajud

Seorang muslim yang senantiasa rutin menunaikan sholat tahajud berharap lebih dekat kepada Allah. Ibadah ini juga bisa melembutkan hati kita. Berbagai doa setelah sholat tahajud bisa dibaca dengan lebih khusyu karena kondisi malam yang biasanya tak banyak orang beraktivitas.

Keutamaan lain dari Sholat Tahajud sungguh sangat banyak. Seperti membuka rezeki hingga mempercepat terkabulnya hajat.

Perintah untuk mengerjakan sholat tahajud banyak disebutkan di dalam Al-Qur’an. Beberapa di antara dalil yang menyebutkan adalah:

Artinya : “ Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji” (QS. Al Isra 79)

Ayat tersebut secara jelas menggambarkan tentang perintah untuk mengerjakan sholat tahajud sebagai sebuah ibadah tambahan. Dapat dilihat pula dalam ayat tersebut bahwa Allah akan mengangkat orang-orang yang senantiasa sholat tahajud ke tempat yang terpuji.

Tata cara sholat tahajud bisa ditemukan dengan mudah baik melalui buku maupun media online. Begitu juga berbagai bacaan sholat tahajud dalam bahasa arab yang dilengkapi tulisan latin juga bisa dicari.

Jika Sahabat Dream mempelajarinya, hendaknya menyempurnah ibadah tersebut dengan membaca doa setelah Sholat Tahajud. Kita berdoa agar setiap keinginan yang terlantun dalam doa tersebut bisa diwujudkan Sang Khalik. 

 

1 dari 5 halaman

Doa Setelah Sholat Tahajud

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَوْ لَا إِلَهَ غَيْرُكَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu laka mulkus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta malikus samawaati wal ardli, wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa'dukal haqqu, wa liqa-ukal haqqu, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wan nabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallahu 'alaihi wa sallama haqqun, was sa'atu haqqun, allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a'lantu, antal muqaddimu, wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illa anta aw la ilaha ghairuka wa la haula wa la quwwata illa billahi.

Artinya,

" Ya Allah, milikmulah segala puji, Engkaulah penegak langit dan bumi serta apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, milik-Mu lah kerajaan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa langit dan bumi , milik-Mu lah segala puji, Engkaulah yang benar dan janjimu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataanmu benar, surga-Mu itu benar ada, neraka itu benar ada, para nabi itu benar, Nabi Muhammad Saw itu benar, dan kiamat itu benar ada. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal, hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dengan-mu lah aku menghadapi musuh, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Maka ampunilah aku atas segala dosa yang telah aku lakukan dan yang mungkin akan aku lakukan, dosa yang aku lakukan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Engkaulah yang Maha terdahulu dan Engkaulah yang Maha terakhir. Tiada Tuhan selain Engkau dan tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 5 halaman

Doa Sebelum Sholat Subuh Agar Jadi Kaya

Dream - Salah satu keinginan pada diri setiap manusia adalah jadi kaya. Punya harta banyak dianggap bisa membuat bahagia.

Tentu sangat beruntung mereka yang lahir dari keluarga kaya. Meski begitu, harta keluarganya juga didapat dari usaha yang keras.

Setiap orang punya hak untuk kaya. Tidak ada yang bisa menghalangi hak itu.

Tetapi, semua bergantung pada usaha kita masing-masing. Juga, sejauh mana kita meminta kepada Sang Maha Kaya, Allah SWT.

Agar bisa jadi kaya, amalkan doa ini setiap sebelum sholat Subuh.

 

3 dari 5 halaman

Doa Jadi Kaya


سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ مَنْ يَمُنُّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ  سُبْحَانَ مَنْ يُجِيْرُ وَلَا يُجَارُ عَلَيْهِ سُبْحَانَ مَنْ يُبْرَأُ مِنَ الْحَوْلِ وَالْقُوَّةِ إِلَيْهِ سُبْحَانَ مَنِ التَّسْبِيْحُ مِنْهُ مِنَّةٌ عَلٰى مَنْ اِعْتَمَدَ عَلَيْهِ سُبْحَانَ مَنْ كُلُّ شَئٍ يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ لَا اِلٰهَ اِلَّا أَنْتَ يَا مَنْ يُسَبِحُ لَهُ الْجَمِيْعُ تَدَاَرَكْنِيْ فَإِنِّيْ جَزُوْعٌ

Subhanallahil adhim wa bihamdih, subhana man yamunnu wa la yumannu 'alaihi, subhana man yujiru wala yujaru 'alaihi, subhana man yubrau minal hauli wal quwwati ilaihi, subhana man at-tasbihu minnatun minhu 'ala man i'tamada 'alaih, subhana man yusabbihu kullu syaiin bihamdihi, subhanaka la ilaha illa anta, ya man yusabbihu lahul jami'u, tadarakni bi 'afwika fa inni jazu'un.

Artinya,

" Maha Suci Allah Yang Maha Agung dan bagi-Nya segla puji, Maha Suci Allah Dzat Yang Maha Memberi dan tidak diberi, Maha Suci Allah Dzat Yang menolong dan tidak ditolong, Maha Suci Allah Dzat Yang tidak daya upaya dan kekuatan hanya dari-Nya, Maha Suci Allah Dzat Yang mana tasbih merupakan pemberian dari-Nya kepada orang yang selalu berpegang kepada-Nya, Maha Suci Allah Dzat Yang mana segala sesuatu bertasbih dengan memuji-Nya, Maha Suci Engkau yang mana tiada Tuhan selain Engkau, wahai Dzat Yang mana segala sesuatu bertasbih kepada-Nya, selamatkanah aku dengan maaf-Mu, sebab aku adalah makhluk yang sering berkeluh-kesah."

Sumber: Bincang Syariah

4 dari 5 halaman

Dapat Rezeki Tak Disangka, Segera Ucapkan Doa Ini

Dream - Rezeki merupakan hal yang melekat pada diri seseorang. Allah memberikan rezeki agar masing-masing orang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Rezeki dapat bersifat ukhrawi maupun bendawi. Tetapi, rezeki di sini lebih diarahkan pada yang bersifat bendawi seperti uang, makanan, barang, dan lain sebagainya.

Rezeki umumnya didapat dengan upaya tertentu. Misalnya, mendapatkan uang dari bekerja atau berdagang.

Contoh lain mendapatkan makanan dari membeli atau dari pengusahaan sendiri seperti kebun dan ternak. Dengan semua itu, kita memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Tetapi, ada pula rezeki yang didapat tanpa pernah diduga. Allah selalu punya cara untuk memberikan rezeki kepada hamba-Nya.

Ketika kita mendapatkan rezeki yang tak pernah disangka, segera ucapkan doa ini.

 

5 dari 5 halaman

Doa Dapat Rezeki Dadakan Tak Disangka

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Alhamdulillahil ladzi razaqani hadza min ghoiri khawlim minni wa la quwwatin. Allahumma barik fihi.

Artinya,

" Segala puji bagi Allah yang telah memberikan rezeki ini kepadaku tanpa daya dan upayaku. Ya Allah, berilah keberkahan di dalamnya."

Sumber: Bincang Syariah.

Beri Komentar