Elon Musk Akan Bangun 1.000 'Bahtera Nuh Modern' untuk Pindahkan Manusia ke Mars

Reporter : Alfi Salima Puteri
Jumat, 10 Juni 2022 19:45
Elon Musk Akan Bangun 1.000 'Bahtera Nuh Modern' untuk Pindahkan Manusia ke Mars
CEO SpaceX ini mengatakan Starship dirancang untuk sepenuhnya dapat digunakan kembali dengan cepat, sehingga bisa membawa umat manusia secara bergantian.

Dream - Elon Musk mengatakan, proyek luar angkasanya, yakni membangun lebih dari 1.000 SpaceX Starship, bertujuan untuk mengangkut umat manusia pergi ke Mars.

Menurut Business Insider, CEO Tesla ini mengatakan bahwa kehidupan multiplanet yang direncanakannya akan membantu menambah cadangan ekosistem di Bumi. 

Selain manusia, kata dia, tidak ada spesies lain yang dapat membawa kehidupan ke Mars.

1 dari 3 halaman

Musk menjelaskan model Starship-nya akan menjadi " Bahtera Nuh modern" , yang dapat menyelamatkan kehidupan dari bencana di Bumi.

" Membuat kehidupan multiplanet berarti memperluas cakupan dan skala kesadaran. Ini juga memungkinkan kita untuk membuat cadangan biosfer, melindungi semua kehidupan seperti yang kita ketahui dari bencana di Bumi," tulisnya melalui akun Twitter @elonmusk.

SpaceX memang sedang mengembangkan Starship untuk membawa umat manusia dan berbagai macam barang ke Mars, dan juga bulan.

2 dari 3 halaman

Kendaraan ini terdiri dari dua elemen, yakni booster tahap pertama yang disebut Super Heavy dan pesawat ruang angkasa tingkat atas yang dikenal sebagai Starship.

Baik Starship maupun Super Heavy, keduanya dirancang untuk sepenuhnya dapat digunakan kembali dengan cepat, dan keduanya akan ditenagai oleh mesin Raptor baru SpaceX, 33 untuk Super Heavy dan enam untuk Starship.

Namun, proyek Starship tersebut rupanya belum diberi sinyal hijau oleh Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA).

3 dari 3 halaman

Pekan lalu, FAA telah meninjau proyek Starship tersebut. Namun, tinjauan tersebut harus ditunda hingga 13 Juni mendatang.

Sementara itu, SpaceX telah melakukan sejumlah rangkaian uji penerbangan di Texas Selatan. Rencananya, untuk meluncurkan misi uji orbital pertama, sistem Starship memerlukan persetujuan dari FAA dan sejumlah badan pengatur lainnya.

Beri Komentar