Dulu Cuma `Gocap`, Kini Saham Perusahaan Erick Thohir Meroket

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 13 September 2018 12:50
Dulu Cuma `Gocap`, Kini Saham Perusahaan Erick Thohir Meroket
Pergerakan saham perusahaan Erick Thohir menguat sejak kabar penunjukannya menjadi jenderal Timses pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-Maruf Amin

Dream – Satu lagi pengusaha yang menuai berkah dari panasnya persaingn politik calon presiden 2019. Berkah itu dirasakan Erick Thohir yang akhir pekan lalu ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

 

Adik Garibaldi Thohir ini memang lama berkecimpung di dunia bisnis. Erick diketahui sebagai pemilik saham sekaligus komisaris utama dari perusahaan media PT Mahaka Media Tbk. Saham perusahaan tersebut telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kore ticker ABBA. 

Sebelum isu terpilihnya Erick Thohir menjadi jenderal Timses pasangan Jokowi-Maruf Amin, emiten ABBA bisa dikatakan sebagai saham tidur yang masuk daftar saham gocap. Hingga akhir pekan lalu, saham ABBA tak pernah bergerak dari level Rp50 per saham. 

Tapi lihatnya setelah kabar Erick terpilih menjadi ketua Timses. Saham ABBA langsung meroket. 

Dikutip dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 13 September 2018, pada penutupan sesi I, saham ABBA naik 27 poin (30%) ke harga Rp117 dari posisi pembukaan di Rp90.

 Harga saham ABBA naik 30 persen pada penutupan perdagangan sesi I.

Pada Jumat, 7 September lalu, harga ABBA hanya berada di kisaran Rp50 alias saham gocap. ABBA mulai menggeliat sejak perdagangan awal pekan ini, (Senin 10 September 2018) ketika menguat ke level Rp67. 

Laju ABBA rupanya masih belum berhenti di situ. Pada penutupan perdagangan harian BEI, Rabu, 12 September 2018, ABB kembali menanjak menjadi Rp90 per lembar saham.

 Pergerakan saham Mahaka.

Sebelumnya, Erick ditunjuk sebagai timses pemenangan Jokowi-Maruf pada Jumat 7 September 2018. Dia dinilai sukses dalam berbagai hal. Salah satunya sukses menggelar Asian Games 2018.

1 dari 3 halaman

Jejak Erick Thohir, Ketua Tim Sukses Jokowi

Dream -- Teka-teki tentang siapa Ketua Tim Sukses Jokowi terjawab petang tadi. Erick Thohir, yang namanya melangit di tengah perhelatan Asian Games dengan hasil gemilang itu, didaulat menduduki posisi terhormat sekaligus penuh beban itu. Meski banyak keraguan terlontar, sebab Erick yang malang melintang di dunia bisnis dan olahraga ini belum begitu dalam menjejakkan kaki di dunia politik.

Dalam konferensi pers, yang digelar Jumat sore tadi di Rumah Cemara, ini adalah markas tim sukses Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Jokowi menekankan bahwa kemampuan manajerial Erick Thohir sungguh dibutuhkan dalam mengurus tim dan memuluskan kampanye meraih kemenangan.

Tidaklah terlalu sulit untuk menduga bahwa kemampuan manajerial yang disanjung Jokowi itu, terkait dengan kemampuan Erick mengurus Asian Games. Hajatan olahraga tingkat Asia ini memukau kita dan dunia semenjak malam pembukaan. Silahkan googling saja di mesin pencari atau youtube, bagaimana dunia di seberang sana memberi sanjungan atas perhelatan ini. Kita puas dan dunia memuji. Dan, apalagi untuk pertama kali kita meraih 31 emas.

Catatan bening -- dan bukan prestasi politik-- itulah, yang diperlukan Jokowi mendominasi gerak laju timnya dalam pesta politik 2019 itu. " Pak Erick Thohir dibutuhkan kemampuan manajemennya bukan urusan politik. Politik kan sudah banyak yang bisa," ujar Jokowi di Rumah Cemarah itu.

Erick memang terbilang baru dalam dunia politik. Tetapi jejak kakinya di bidang olahraga dan bisnis sudahalah terbilang panjang. Silahkan saja menelusuri di mencari, ketik nama Erick Thohir dan bisnis, maka akan menemukan serangkaian kisah tentang sepak terjang di dunia bisnis itu. Silahkan juga mencari Erick Thohir dan olahraga. Maka Anda akan menemukan jejaknya dari Jakarta hingga negeri Pizza, Italia. Dia sempat membeli sebuah klub sepak bola bergengsi di negeri itu.

2 dari 3 halaman

Keluarga Pekerja Keras

Dan persis itulah alasan Jokowi. Erick, katanya, " Memiliki media, memiliki klub sepakbola, memiliki klub basket dan memiliki yang lain-lainnya. Tiap yang dipimpinya selalu meraih kesuksesan." Jokowi tentu saja tidak sekedar pamer serangkaian kehebatan Erick, tapi dia hendak menekankan bahwa ayah kelahiran 30 Mei 1970 itu, adalah sosok pekerja keras dan inspiring. Ibarat kata, Jokowi, minimal merasa sudah menaruh penerima tamu yang keren di pintu masuk.

Erick Thohir memang datang dari keluarga pekerja keras. Juga sukses. Sang ayah bernama Mochamad Thohir, lebih akrab dengan nama Teddy Thohir. Teddy Lahir di Gunung Sugih, Lampung Tengah, dan kehidupannya ditempa kesulitan sebab sang ayah wafat ketika dia masih belia. Hidup yang sulit itu mendorong dia melaju ke Bandar Lampung dan tinggal bersama sang paman di sana. Di kota itulah dia menempuh pendidikan SMP.

Selulus SMP, Teddy merantau ke pulau Jawa. Menuju Kota Solo menumpang kereta. Menamatkan SMEA di kota itu. Lalu bekerja di Jakarta. Setelah menikah, karir dan bisnisnya terus menanjak. Theodore Rahmat, keponakan William Soerjadjaya, pemilik Astra, kemudian mengajak Teddy Thohir masuk ke perusahaan itu. Dialah salah satu tokoh dibalik kebesaran Astra di kemudian hari.

Teddy memiliki tiga orang anak. Salah satunya adalah Erick Thohir. Kakaknya bernama Garibaldi Thohir, yang juga dikenal sebagai penguasa media di Indonesia dengan bendera Mahaka Media Group. Erick Thohir juga menjadi Direktur PT Intermedia Capital Tbk (IMC), cucu usaha grup Bakrie yang mengelola stasiun televisi antv.

Selama dipimpin Ercik, harga saham perusahaan sukses melejit dan pendapatan dari iklan meningkat. Perusahaan itu berkontribusi signifikan untuk induk usahanya yakni PT Visi Media Asia Tbk (VIVA).

3 dari 3 halaman

Berkilau di Bidang Olahraga

Bukan hanya bidang bisnis. Nama Erick Thohir juga berkilau di bidang olahraga. Dan namanya melejit ketika dia membeli dan menjadi presiden klub sepak bola Inter Milan sejak 2013. Saat ditangan Erick itulah Inter Milan sukses menarik peusahaan raksasa China, Suning Grup, yang dikenal memiliki kemampuan manajerial dan finanisial yang luar biasa besar.

 erick thohir

Berduet dengan Zhang Jindong (pemilik Suning Grup), Erick membuat pembukuan Inter Milan menjadi kinclong. Keputusan cepat membeli pemain seperti menjadi jalan terbaik bagi Milan, untuk kembali ke liga kasta teratas Eropa atau Liga Champion.

Selain di lapangan hijau, Erick Thohir juga dikenal sebagai orang Asia pertama yang memiliki klub NBA. Lewat negosiasi panjang pada 2011 Erick memborong saham Philadelpia 76ers. Dia menjadi bagian dari konsorsium raksasa, yang didalamnya ada nama besar seperti aktor Will Smith, Jada Pinkett Smith, dan Jason Levien membeli saham 76ers.

Di tanah air, Eerick adalah pemilik klub bola basket Staria Muda Britama dan Indonesia Warriors.

Dan pada tahun 2012, bersama Levien, dia menjadi pemilik mayoritas saham klub yang berlaga di Major League Soccer, DC United. Lewat DC United itulah dia memanggungkan sejumlah pebasket muda Indonesia ke panggung dunia.

Kini, kita menunggu apakah dia bisa mencatat kegemilangan yang sama di dunia politik. Dunia, yang rasanya terbilang baru bagi Erick Thohir.

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri