Rayakan Ultah Sekaligus Bantu UMKM, Lippo Mall Gelar FUUI

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 24 Maret 2022 06:12
Rayakan Ultah Sekaligus Bantu UMKM, Lippo Mall Gelar FUUI
Acara Festival UMKM untuk Indonesia akan digelar sepanjang Maret-Desember 2022 di seluruh pusat perbelanjaan yang dikelola Mall Lippo Indonesia.

Dream - Melewati masa pandemi selama dua tahun terakhir memang membutuhkan kerja sama semua pihak. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor yang pendapatannya ikut terdampak menjadi fokus perhatian sejumlah perusahaan.

Telah diakui sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional, perusahaan yang bergerak di bidang pusat perbelanjaan, PT Lippo Malls Indonesia, berusaha membantu para UMKM dengan menggelar Festival UMKM untuk Indonesia (FUUI) dalam menyambut ulang tahun ke-33.

Dengan mengangkat tema “ Untuk Indonesia”, Lippo Malls berharap dapat membangun kembali perekonomian yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

" Kami berharap dapat menjadi tonggak awal, khususnya bagi pelaku usaha UMKM, untuk dapat kembali berkreasi dengan produk-produk unggulan mereka," kata  Nidia Niekmasari Ichsan, Corporate Public Relations & Reputation Management PT Lippo Malls Indonesia dalam keterangan tertulis.


1 dari 4 halaman

umkm© dream

Sepanjang tahun 2021, Lippo Malls melaporkan telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 1.000 UMKM untuk menyiapkan area pameran dan memasarkan produk-produk buatan anak bangsa. Perusahaan juga menggandeng Dinas Pariwisata daerah dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat.

Di tahun ini FUUI akan diselenggarakan pada Maret hingga Desember 2022 dimulai di Lippo Mall Kemang, Sun Plaza, Lippo Plaza Jogja, Pluit Village, dan di mal-mal kota lain lain. 

" Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kebangkitan perekonomian Indonesia sesuai dengan harapan kami yaitu bergotong royong, saling membantu, untuk menuju Indonesia lebih kuat dan maju," ujarnya.

2 dari 4 halaman

Disiapkan Jadi Muslimpreneur, Talenta Wirausaha BSI Sasar 5.000 UMKM Milenial

Dream - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan program Talenta Wirausaha BSI untuk mendukung lahirnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional, kehadiran pengusaha UMKM diharapkan bisa membangkitkan ekonomi ummat melalui penguatan sektor bisnis ekonomi rakyat.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang mengapresiasi program Talenta Wirausaha BSI berharap akan lahir Muslimpreneur di Indonesia.

" Saya berharap dengan adanya program ini bisa melahirkan Muslimpreneur-muslimpreneur di Indonesia, dan juga tentunya BSI akan memfokuskan bagaimana membangun hal tersebut dan juga pembanguna ekosistem daripada industri halal," tutur Erick dalam acara peluncuran Talenta Wirausaha BSI, Rabu, 19 Januari 2022.

Talenta Wirausaha BSI merupakan program inkubator bagi para wirausaha muda untuk membangun dan meningkatkan kapasitas usahanya (scale up) sehingga mampu bertahan dan bersaing dengan beragam bisnis yang sudah mapan.

Talenta Wirausaha BSI menyasar milenial dengan target 5 ribu peserta dari 26 wilayah terpilih di Indonesia. Program ini dijalankan dengan empat tahapan kegiatan utama yaitu on boarding berupa talkshow di berbagai kota tentang talenta kewirausahaan di kalangan generasi muda.

3 dari 4 halaman

UMKM Dibagi Tiga Kategori

Selanjutnya, peserta akan mengikuti kegiatan workshop pelatihan dan pendampingan bersama mentor yang ahli di bidang pengembangan produk, pemasaran dan akses pembiayaan.

Terakhir adalah awarding yaitu acara puncak penjurian dan penganugerahan kepada talenta wirausaha muda terbaik Indonesia, dan partnership berupa kesempatan bagi wirausaha muda untuk bermitra dengan Bank Syariah Indonesia.

Dalam menentukan UMKM terpilih, BSI mengkategorikan para wirausaha dalam tiga kategori diantaranya UMKM pemula, UMKM rintisan dan UMKM berdaya. Diharapkan pembagian ini akan mendorong masing-masing segmen UMKM bersaing sesuai dengan peers dan tingkat kapasitas usahanya.

“ Program Talenta Wirausaha BSI menjadi wujud keseriusan perseroan untuk membangun dan meningkatkan kapasitas UMKM yang sustain, memiliki kapabilitas dan kualitas yang mampu bersaing di pasar lokal dan global. Para pelaku usaha dapat memperoleh kesempatan pendanaan dengan sistem syariah sehingga UMKM dapat mengambil peran sebagai segmen yang berkontribusi membangun perekonomian nasional,” ujar Direktur Utama BSI, Hery Gunardi.

4 dari 4 halaman

Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki berharap Talenta Wirausaha BSI dapat terus bersinergi dengan pesantren dan organisasi Islam di Indonesia dalam menumbuhkembangkan wirausaha santri berbasis syariah.

Pesantren dan santri diakui memiliki peranan penting dan dominan dalam mengawal penguatan ekonomi syariah Indonesia. Pondok pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan yang bergerak di bidang agama, melainkan sebagai pendidikan yang responsif akan problematika ekonomi di masyarakat.

“ Seiring perubahan disruptif, pondok pesantren melakukan transformasi, salah satunya kemampuan kewirausahaan para santri agar dapat mengagregasi potensi ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Teten.

Sepanjang 2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan untuk segmen UMKM mencapai Rp38,3 triliun secara nasional dengan kualitas pembiayaan yang terjaga. Nilai tersebut sekitar 23 persen dari total penyaluran pembiayaan BSI.(Sah)

Beri Komentar