Gara-Gara Corona, Harta Orang Terkaya Indonesia Amblas Rp70 T

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 18 Maret 2020 14:12
Gara-Gara Corona, Harta Orang Terkaya Indonesia Amblas Rp70 T
Hartanya kini berada di bawah Rp200 triliun.

Dream – Virus corona berpengaruh besar terhadap perekonomian global. Pasar saham rontok. Kondisi ini turut berdampak kepada kekayaan para miliarder dunia.

Salah seorang miliarder yang kena getah virus corona adalah Budi Hartono. Bloomberg mengabarkan kekayaan pemilik Djarum Group ini turun US$4,7 miliar atau sekitar Rp70,5 triliun, menjadi US$12,4 miliar atau Rp186 triliun.

 Gara-Gara Corona, Harta Orang Terkaya Indonesia Amblas Rp70 T© Dream

Jika menilik pada 9 Maret 2020, kekayaan Budi Hartono mencapai US$15,3 miliar, sekitar Rp229,5 triliun.

Budi Hartono menjadi satu-satunya miliarder Indonesia yang masuk dalam daftar 100 orang terkaya di dunia versi Bloomberg. Dia berada pada posisi ke-92. Contoh sumber kekayaanya adalah Djarum dan PT Bank Central Asia Tbk.

Sumber: Liputan6.com/Nurmayanti

1 dari 4 halaman

Jack Ma Bikin Akun Twitter, Tweet Perdana Sumbang Masker & Alat Tes Corona ke AS

Dream – Miliarder Tiongkok, Jack Ma, menggegerkan jagat Twitter saat mengumumkan rencananya mengirimkan bantuan kepada Amerika Serikat yang tengah memerangi virus corona baru, Covid-19.

Cuitan itu menjadi unggahan perdana pendiri Alibaba yang baru membuat akun Twitter dengan nama @Jackma.

Dikutip dari akun Twitter Jack Ma, @JackMa, Selasa 17 Maret 2020, Ma akan mengirimkan bantuan berupa masker dan peralatan tes virus corona ke Amerika Serikat. Bantuan ini dikapalkan dari Shanghai, Tiongkok, ke Amerika Serikat.

“ Pengiriman pertama untuk masker dan peralatan tes virus corona ke Amerika Serikat, sedang dikapalkan dari Shanghai. Berharap yang terbaik untuk teman-teman kami di Amerika,” cuit dia.

 

 © Dream

 

Cuitannya ini telah diretweet ulang sebanyak 76.100 kali dan mendapat tanda likes 434.74 ribu kali.

Sekadar informasi, Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation mengumumkan telah mempersiapkan bantuan ke Amerika Serikat. Bantuan ini berupa 500 ribu unit alat tes virus corona dan 1 juta lembar masker untuk dikirim ke Amerika Serikat.

Dua yayasan itu juga menyumbangkan alat-alat kesehatan ke negara-negara lainnya, termasuk Jepang, Korea Selatan, Italia, Iran, dan Spanyol. 

2 dari 4 halaman

Gaya Orang Tajir Menghindar dari Virus Corona

Dream - Pandemi virus corona tak mengenal usia, jenis kelamin, bahkan status sosial korbannya. Tua muda, kaya dan miskin pun turut menjadi target virus untuk “ berkenalan”.

Di sisi orang-orang panik berburu masker dan sanitizer serta memborong sembako untuk persediaan, orang-orang kaya justru punya cara sendiri menghadapi wabah yang sudah jadi pandemik global ini.

Dengan kekayaannya, mereka akan mengeluarkan uang berapapun untuk menghindari penularan virus corona.

 

 © Dream



Ketakutan para hartawan ini menjadi kabar baik buat pada pebisnis yang menyediakan jasa atau produk-produk mahal.

penerbangan pribadi. Seiring dengan merebaknya virus corona, bisnis jet pribadi makin laris. Jet ini disewa oleh orang kaya agar sebisa mungkin tidak melakukan kontak dengan orang asing. 

“ Permintaan penerbangan sekarang makin menggila,” kata pemilik Southern Jet, Jerod Davis, kepada Slate, dikutip dari The Guardians, Minggu 15 Maret 2020.

3 dari 4 halaman

Menjauh ke Villa di Lokasi Tersembunyi

Selain sewa jet pribadi, ada juga kebiasaan orang-orang kaya yang membuatmu geleng-geleng kepala. Mereka yang berdompet tebal memilih untuk “ mengasingkan diri” ke daerah perbukitan. Tentu saja para orang tajir enggan berkomunikasi dengan orang asing karena takut terinfeksi. Misalnya, daerah Selandia Baru menjadi favorit bagi investor Facebook, Peter Thiel, yang memiliki tanah 193 hektare di Pulau Selatan Selandia Baru.

Tak hanya itu, rumah pedesaan yang lengkap dengan fasilitas juga jadi pilihan yang baik.PR Borkowsky menyebut melarikan diri ke sana menjadi salah satu cara yang populer bagi orang kaya untuk membatasi kontak dengan orang lain. Daerah seperti Idaho, Amerika Serikat, dan Gloucestershire, Inggris, menjadi idola.

“ Tak ada satu pun orang yang berjabat tangan. Saya belum pernah melihat banyak hand sanitizer di satu ruangan,” kata Borkowsky, “ Rasanya seperti perang palsu. Apa yang kita lakukan untuk menghindarinya dan bagaimana caranya menghindari orang-orang.”

4 dari 4 halaman

Bergaya dengan Masker

Orang-orang menggunakan masker untuk menghindari penularan virus corona. Ahli bedah umum Amerika Serikat, Jerome Adams, meminta masyarakat untuk membeli masker. 

“ Berhenti membeli masker!” tulis Adams di Twitternya. 

Peringatan ini tak menghalangi Naomi Campbell. Dia memakai pakaian serba putih dan masker N95. Ya, masker ini adalah pelindung tubuh yang digunakan oleh dokter dan para ahli virus corona. 

Tampilan ini juga mengikuti selfie yang dilakukan oleh Gwyneth Paltrow yang memakai “ masker kota” yang sudah habis terjual di perusahaan Swedia, Airinum. 

“ Paranoid? Bijaksana? Panik? Tenang? Pandemi? Propaganda? Paltrow hanya akan pergi dan tidur dengan benda ini di pesawat. Saya sudah berada di sini. Tetap aman. Jangan berjabat tangan. Cuci tangan sesering mungkin,” tulis Paltrow.

Selebihnya, kamu bisa membacanya di sini.

Beri Komentar
Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting