Go Public, Air Asia Indonesia Berburu Rp 3,8 Triliun

Reporter : Syahid Latif
Senin, 20 April 2015 18:11
Go Public, Air Asia Indonesia Berburu Rp 3,8 Triliun
CEO AirAsia Tony Fernandes mengaku telah mengantongi persetujuan aksi go public Air Asia Indonesia dan Filipina

Dream - Lama tak terdengar, maskapai penerbangan murah AirAsia muncul dengan kabar mengejutkan. AirAsia berencana menggelar penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

CEO AirAsia Bhd, Tony Fernandes mengatakan, rencana go public ini akan dihelat paling lambat pada pertengahan tahun depan.

Mengutip laman economictimes, Senin, 20 April 2015, AirAsia berharap bisa mendapat dana segar sekitar US$ 300 juta dari penerbitan saham tersebut.

Rencananya, AirAsia akan melepas 30 persen saham anak usahanya di Indonesia ke publik.

Wacana IPO AirAsia Indonesia sebetulnya berhembus pertengahan awal pekan kemarin. Lewat akun Twitter resminya, @tonyfernandes, orang nomor satu AirAsia ini mengkonfirmasi rencana IPO perusahaan.

Tak hanya di Indonesia, AirAsia juga akan melakukan langkah serupa untuk AirAsia Filipina.

Aksi korporasi tersebut diakui sudah mendapat persetujuan dari jajaran petinggi AirAsia.

" Bisnis di Filipina dan Indonesia berjalan baik. Dukungan baik dari kedua pemerintah," kat Tony.

Rencana IPO AirAsia sebetulnya sudah mengemuka sejak dua tahun lalu. Namun kala itu, perusahaan menunda rencana go public ditunda karena kondisi bisnis penerbangan murah yang sedang dilanda guncangan.

AirAsia Indonesia saat ini beroperasi dengan bendera PT Indonesia AirAsia. Di perusahaan ini, AirAsia mengantongi saham 49 persen.

Beri Komentar