Dream - Dengan taraf hidup yang lebih baik dari Indonesia, tak heran jika banyak keluarga di Arab Saudi mempekerjakan orang untuk mengurusi rumah tangganya. Tak aneh jika keluarga di negeri Petrodolar ini banyak menggunakan jasa pembantu atau sopir.
Sebuah survei terbaru dari King Abdulaziz Center for National Dialogue menemukan setidaknya 66,7 persen dari 1.000 responden memiliki pembantu rumah tangga (PRT).
Untuk urusan berpergian, survei tersebut menemukan 87,2 persen keluarga Saudi mengatakan memiliki sopir pribadi.
Mengutip laporan Arabnews, Kamis, 23 Oktober 2014, keluarga Saudi umumnya mengaku kurang menyukai Asisten Rumah Tangga (ART) asal Sudan. Tak heran hasil survei menempatkan pembantu asing asal Sudan hanya disukai oleh 1,2 persen keluarga Saudi.
Selain Sudan, negara asal ART yang kurang diminati keluarga Saudi adalah Nepal (1,7 persen), asal Mesir (1,8 persen) dan asal Bangladesh (2 persen).
Sebanyak 46 persen responden mengaku terpaksa merekrut ART karena majikan perempuannya adalah pekerja profesional yang bekerja penuh waktu.
Sebaliknya, 70,6 persen responden mengatakan bahwa kebiasaan merekrut pekerja rumah tangga di masyarakat Saudi adalah tindakan pemborosan dan tidak perlu.
Advertisement

Penelitian Ungkap Kebiasaan Screen Time Menggunakan Media Sosial Bisa Sebabkan Jerawat pada Remaja

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Mengenal Hypersensitivity Pneumonitis, Radang Paru-Paru akibat Paparan Debu dan Jamur

Ketika Matahari Seolah Menghilang: Tahun Tanpa Musim Panas yang Pernah Mengubah Dunia

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua