Hati-Hati! Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong `Gentayangan` Jelang Lebaran

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 5 Mei 2021 18:36
Hati-Hati! Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong `Gentayangan` Jelang Lebaran
Bisnis-bisnis ilegal ini mengincar uangmu, termasuk THR yang baru cair.

Dream – Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk semakin waspada terhadap penawaran dari entitas fintech lending dan investasi ilegal menjelang Lebaran. Bisnis-bisnis bodong ini kerap memanfaatkan momentum jelang Lebaran.

Sekadar informasi, menjelang Lebaran, biasanya masyarakat yang bekerja, akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

“ Fintech lending dan penawaran investasi ilegal ini masih tetap muncul di masyarakat. Menjelang Lebaran dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan agar tidak menjadi korban,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis OJK, Rabu 5 Mei 2021.

Satgas Waspada Investasi mengingatkan masyarakat untuk seksama meneliti sebelum memutuskan untuk menggunakan fintech lending atau investasi. Sebelum memanfaatkan fintech lending dan mencoba berinvestasi, masyarakat harus memahami legalitas atau izin dari perusahaan itu dan melihat logika dari penawaran keuntungan yang ditawarkan sesuai dengan nilai yang wajar.

“ Terlebih lagi menjelang lebaran ini masyarakat mendapatkan THR sehingga diharapkan tidak menempatkan dana THR tersebut pada penawaran-penawaran investasi ilegal,” kata dia.

1 dari 1 halaman

Blokir 86 Pinjol dan 26 Investasi Bodong

Sekadar informasi, hingga April 2021, Satgas Waspada Investasi kembali memblokir 86 platform fintech peer to peer lending (P2P) lending ilegal dan 26 kegiatan usaha investasi tanpa izin. Bisnis-bisnis ini `digulung` OJK karena berpotensi merugikan masyarakat.

Menurut Tongam, saat ini juga ada beberapa entitas yang mengaku bahwa perizinan atau legalitasnya “ clear and clean” dari Satgas Waspada Investasi OJK.

“ Kami tegaskan bahwa Satgas Waspada Investasi tidak ada kaitannya dengan pengurusan perizinan atau legalitas kegiatan usaha, oleh karena itu masyarakat diminta tidak ikut kegiatan perusahaan yang membawa-bawa nama Satgas Waspada Investasi dalam pemasarannya,” kata dia.

Beri Komentar