Ahok Jadi Menteri BUMN Gantikan Erick Thohir? Cek Faktanya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 2 Juli 2020 18:55
Ahok Jadi Menteri BUMN Gantikan Erick Thohir? Cek Faktanya
Ahok disebut-sebut akan masuk kabinet Jokowi.

Dream – Isu reshuffle mencuat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah-marah karena menterinya dinilai kurang optimal menangani pandemi corona. Sejak itu, spekulasi pergantian menteri ramai dibicarakan.

Salah satu isu yang menyeruak menyebut bahwa Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, masuk ke Kabinet Jokowi-Ma’ruf. Kabar yang tak jelas sumbernya itu menyatakan Ahok akan menggantikan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN.

Dikutip dari kominfo.go.id, Jumat 3 Juli 2020, dalam kabar yang beredar di media sosial itu disebutkan bahwa PDIP mengajukan Ahok sebagai menteri BUMN. Partai ingin agar posisi tersebut dipegang PDIP.

Kabar itu juga menyatakan Jokowi setuju Ahok menjabat sebagai Menteri BUMN. Konsekuensinya Ahok harus melepas posisi komisaris utama BUMN migas.

Info lainnya, Ahok menjadi menteri BUMN untuk menghadapi politisi yang menjadikan perusahaan pelat merah sebagai sapi perah. Mantan gubernur DKI Jakarta ini diharapkan mampu menghadapi politisi yang mengincar BUMN.

Infromasi yang menyebutkan Ahok akan jadi menteri BUMN.© Kominfo

1 dari 4 halaman

Info Itu Hoax

Menanggapi kabar tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan kabar yang beredar itu palsu atau hoaks.

Klaim bahwa Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Menteri BUMN adalah salah. Faktanya, Menteri BUMN saat ini masih dijabat Erick Thohir dan belum ada pengumuman resmi dari Presiden Joko Widodo soal perombakan kabinet.

Artikel serupa dimuat di situs Suaranasional.com. Dari isi berita tersebut, tidak ada sumber yang jelas informasi mengenai kabar mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi menteri BUMN.

2 dari 4 halaman

Ahok Sah Diangkat Jadi Komisaris Utama Pertamina

Dream - Ahok resmi diangkat menjadi komisaris utama PT Pertamina (Persero). Lelaki bernama asli basuki Tjahaja Purnama itu mendapat surat keputusan pengangkatan sebagai komisaris utama pada Senin 25 November 2019.

“ Saya minta dukungan doa dan informasi. Kan, fungsinya pengawasan. Jadi, semakin banyak yang lapor ke kami, kami bisa cek ke sistemnya,” kata Ahok, dikutip dari Liputan6.com.

Ahok akan mengikut segala peraturan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dia mengaku akan membantu jajaran Pertamina untuk menjadi badan usaha yang maju.

 

© Dream

 

" Tujuan saya bantu Bu Nicke (Direktur Utama Pertamina) dan teman-temannya agar berhasil jadi Dirut Pertamina dalam sejarah kita," kata dia.

Ahok akan bekerja didampingi Wakil Menteri BUMN, Budi Gudi Sadikin, yang nantinya menjabat sebagai Wakil Komut. Pertamina menggelar Rapat Umum Pemegang Saham pada hari ini di tempat yang sama, Kementerian BUMN.

3 dari 4 halaman

Ditolak Serikat Pekerja, Ahok: Saya Lulusan Mako Brimob

Penunjukan ini sempat mendapatkan penolakan dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Ketika ditanya, pria ini hanya menanggapinya dengan santai dan bercanda.

" (Mereka) kan belum kenal saya. Saya lulusan S3 Mako Brimob," ujarnya sambil diiringi gelak tawa.

Kendati demikian, Ahok berharap masyarakat bisa mendukungnya secara penuh selama dirinya bertugas. Hal itu semata-mata agar kinerja Pertamina semakin baik.

" Saya minta yang pertama dukungan doa, yang kedua dukungan informasi dari masyarakat. Fungsinya (Komut) kan pengawasan," imbuhnya.

Ahok sempat divonis hukuman dua tahun penjara atas kasus dugaan penodaan agama. Dia langsung ditahan sejak vonis dibacakan pada 9 Mei 2017 dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dan bebas pada 24 Januari 2019

Sumber: Liputan6.com/Athika Rahma

4 dari 4 halaman

Sah, Ahok Bakal Jabat Komisaris Utama Pertamina

Dream - Teka-teki jabatan yang akan dipegang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di perusahaan milik negara terjawab. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan Ahok akan menduduki posisi Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero).

Ahok akan dibantu oleh Budi Gunadi Sadikin yang saat ini menjabat wakil menteri BUMN sebagai wakil Komut.

" Insyaallah sudah putus dari beliau, Pak Basuki akan jadi Komisaris Utama Pertamina. Akan didampingi Pak Wamen Budi Sadikin jadi wakil komisaris utama," kata Erick di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, mengutip laman Liputan6.com, Jumat, 22 November 2019.

Selain di pos dewan komisaris, Kementerian BUMN juga akan mengangkat Emma Sri Martini sebagai direktur keuangan Pertamina menggantikan Pahala N Mansury. Emma sebelumnya menjabat sebagai Dirut PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).

Pahala Mansury sendiri akan bertugas di tempat baru sebagai Dirut PT Bank Tabungan Negara Tbk. Bank pelat merah ini juga akan memiliki Komut baru yang dijabat mantan pimpinan KPK, Chandra Hamzah.

" Karena memang kan yang sebelumnya pak Pahala kan ada tugas baru juga sebagai Dirur BTN dan Komut Pak Chandra Hamzah," jelas Erick soal jabatan Ahok dkk.

(Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar