Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Tabungan Indonesia sampai akhir tahun lalu terus bertambah. Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Cadangan Cevisa (Cadev) akhir Desember 2014 sebesar US$ 111,9 miliar (sekitar Rp 1.421,69 triliun), naik sekitar US$ 800 juta dari bulan sebelumnya sebesar US$ 111,1 miliar.
Dibandingkan akhir 2013, posisi tabungan Indonesia ini bertambah US$ 12,5 miliar. Dua tahun lalu, Indonesia memiliki Cadev akhir tahun sebesar US$ 99,4 miliar.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara, menjelaskan, peningkatan Cedev tersebut terutama dipengaruhi penerimaan devisa hasil ekspor Migas dan penarikan pinjaman luar negeri Pemerintah.
Penerimaan pemerintah lainnya dalam valuta asing juga tercatat melebihi pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan devisa dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah.
BI mencatat simpanan valuta asing dan swap bank-bank dengan BI jelang akhir tahun 2014 ikut menambang pundi tabungan Indonesia.
Dengan tabungan yang dimiliki ini, BI melaporkan Indonesia sanggup membiayai 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah. Posisi ini sekaligus berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
"BI menilai level cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," ujar Tirta.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari