Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Gubernur BI, Agus Martowardojo (Merdeka.com)
Dream - Setelah sempat membuat heboh usai mengimbau Presiden Joko Widodo agar jangan mencari popularitas dengan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo akhirnya mengklarifikasi pernyataannya.
Mantan orang nomor satu PT Bank Mandiri Tbk tersebut menegaskan dukungannya terhadap usulan penyesuaian harga BBM bersubsidi.
"Sepanjang tetap mempertimbangkan konsistensi terhadap kebijakan-kebijakan sebelumnya," kata Agus mengutip laman Setkab, Rabu, 7 Oktober 2015.
Agus menuding pernyataannya yang menyebut Presiden jangan mencari popularitas salah diartikan media. Menurutnya, dirinya seolah digambarkan tidak mendukung rencana pemerintah tersebut. "Itu tidak benar," tegasnya.
Agus memastikan koordinasi antara BI dengan pemerintah, khususnya otoritas fiskal, dalam beberapa bulan ini berjalan dengan baik. Apalagi sinergi kebijakan moneter fiskal sangat dibutuhkan demi menjaga stabilitas dan memulihkan kondisi perekonomian nasional.
“BI mengapresiasi langkah-langkah Pemerintah dalam melaksanakan reformasi struktural, seperti tercermin dari penyesuaian subsidi BBM pada November 2014, percepatan pembangunan infrastruktur dan subsidi bunga untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah),” ujarnya.
Gubernur BI juga memandang rencana penyesuaian harga BBM oleh Pemerintah saat ini masih berupa wacana. Namun, apabila langkah itu ditempuh, pesan yang harus dilihat adalah bahwa kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat dan menyehatkan keuangan negara.
“Hal yang terpenting adalah memastikan adanya kredibilitas, yang dibangun melalui basis perhitungan teknis yang seksama, transparan, dan konsisten,” papar Agus.
Dalam kaitan ini, lanjut Agus, Bank Indonesia mendukung langkah Pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga BBM dengan perhitungan yang kredibel serta konsisten.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
