Debat Capres AS, Donald Trump Akui Tak Ingin Bayar Pajak

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 30 September 2020 14:47
Debat Capres AS, Donald Trump Akui Tak Ingin Bayar Pajak
Donald Trump dilaporkan hanya membayar pajak penghasilan sebesar US$750, setara Rp11,2 juta pada 2016 dan 2017.

Dream - Stasiun televisi Amerika Serikat, Fox News, menayangkan debat perdana Calon Presiden AS pada Selasa malam, 29 September 2020 waktu setempat atau Rabu pagi, 30 September 2020 waktu Indonesia. Gelaran ini untuk menguji gagasan dua kandidat Presiden AS, Donald Trump yang juga merupakan calon petahana dari Partai Republik dan Joe Biden dari Partai Demokrat.

Salah satu materi dalam debat tersebut yaitu soal pajak. Moderator debat, Chris Wallace, melontarkan pertanyaan seputar laporan harian New York Times yang menyatakan Trump hanya membayar pajak pendapatan US$750, setara Rp11,2 juta pada 2016 dan 2017.

Biden sempat menyela dengan meminta Trump menunjukkan laporan pembayaran pajaknya. Trump pun membela diri.

" Saya tidak ingin membayar pajak," ujar Trump, dalam debat yang digelar di Case Western Reserve University, Cleveland, Ohio.

 

1 dari 1 halaman

Pajak Untuk Orang Kaya

Pernyataan tersebut sama dengan yang disampaikan Trump menanggapi wacana kebijakan pajak untuk orang kaya. Dia menyebut celah pajak tersebut merupakan bentuk eksploitasi.

Tetapi, pada kesempatan itu pula dia berdalih telah membayar jutaan dolar. Itu untuk pajak di tahun-tahun pertama menjabat sebagai Presiden AS.

Dalam kesempatan yang sama pula, Trump mengklaim melakukan apa yang dijalankan orang lain dengan menghindari pajak. Namun di sisi lain, dia kembali mengklaim sudah bayar jutaan dolar untuk pajak.

Pada edisi 27 September 2020, New York Times menurunkan laporan yang menyatakan Trump tidak membayar pajak penghasilan selama 10 tahun. Itu terjadi pada periode 15 tahun belakangan.

Media itu juga menyebut Trump hanya membayar pajak penghasilan sebesar US$750 pada 2016.

(Sumber: Liputan6.com/Tanti Yulianingsih)

Beri Komentar