Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Sejumlah bank syarah mulai agresif mempromosikan tawaran terbarunya jelang musim haji tahun ini. Salah satunya dilakukan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) yang menargetkan penjualan bank notes saudi arabian riyal (SAR).
Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk ini menargetkan bisa menjual bank notes senilai 50 juta riyal atau sekitar Rp 185 miliar (Kurs: 1 riyal=Rp3.700). Bank syariah ini membidik jamaah haji yang akan berangkat tahun ini sebagai sasaran penjualan.
" Tahun ini kami menyiapkan 50 juta bank note riyal," kata Direktur Wholesale Banking BSM, Kusman Yandi, kepada wartawan di Jakarta, Senin 25 April 2016.
Kusman menjelaskan jamaah haji biasnaya diberikan biaya hidup (living cost) selama pelaksanaan ibadah haji sebesar 1.500 riyal atau Rp5,5 juta. Kini, Kementerian Agama tidak memberikan living cost dalam mata uang riyal, tapi rupiah.
" Tentu riyal dipakai jamaah untuk di Tanah Suci. Makanya, kami menawarkan jamaah untuk menukarkan living cost dalam bentuk bank note," kata dia.
Kusman mengatakan pihaknya, dari total sekitar 168 ribu calon jamaah haji, perusahaan berharap bisa membidik 62 ribu orang yang yang mendaftarkan diri lewat BSM.
Bank ini memanfaatkan dua cara untuk menjual riyal, yaitu menjual riyal saat tahap pelunasan setoran haji dan di embarkasi.
" (Penjualan) riyal ini lebih mengandalkan cabang. (Nanti) ada 400 cabang di 35 area yang bisa jualan riyal," kata dia.
Selain itu, Kusman mengatakan BSM menggenjot penjualan riyal untuk menutup turunnya pendapatan bank berbasis biaya (fee based income) dari transaksi mata uang asing dolar AS, transaksi jual beli bank notes dan devisa dolar AS.
Penurunan forex dolar AS ini dipicu oleh aturan pemerintah yang membatasi transaksi valuta asing (valas) untuk transaksi dalam negeri. " Kami membuka money changer forex untuk jualan riyal," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam