Resmikan `Tol Langit`, Jokowi: Untuk Kesejahteraan, Bukan Tebar Hoaks

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 14 Oktober 2019 18:12
Resmikan `Tol Langit`, Jokowi: Untuk Kesejahteraan, Bukan Tebar Hoaks
Jokowi ingin menciptakan rasa keadilan untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan pengoperasian Palapa Ring atau tol langit. Jokowi meminta konektivitas yang muncul dari instalasi digital ini mampu membawa manfaat dan kemajuan bangsa.

" Dan untuk memperkuat perdagangan kita, menghubungkan produk-produk UMKM ke jaringan pasar nasional, bahkan global,” kata Jokowi dikutip dari laman Setkab, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.

Jokowi mengatakan, perkembangan teknologi digital dan konektivitas tidak boleh disalahgunakan. Dia tak ingin teknologi digital menjadi ladang berkembangnya fitnah, hoaks, dan informasi bohong, serta kejahatan siber.

Kehadiran Palapa Ring, diharapkan presiden mampu menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh warga Indonesia.

Selain itu, Jokowi juga meminta teknologi ini dimanfaatkan aparatur sipil negara (ASN).

Jokowi memerintahkan seluruh aparatur pemerintah agar memanfaatkan beroperasinya tol langit ini untuk mempercepat terwujudnya birokrasi yang efisien, birokrasi yang melayani, yang meningkatkan akuntabilitas publik serta akurasi dalam kebijakan-kebijakannya.

“ Bagi seluruh rakyat Indonesia, saya berpesan gunakan konektivitas digital ini dengan baik, gunakan internet secara bijak, gunakan konektivitas digital ini untuk kebaikan kita bersama, untuk kerukunan, untuk persaudaraan, untuk persatuan kita sebagai sebuah bangsa, serta untuk kesejahteraan dan kemajuan Indonesia,” ujar dia.

1 dari 5 halaman

SOP Pengamanan Jokowi Tak Berubah, Komandan Paspampres: Sudah Standar High Risk

Dream - Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Maruli Simanjuntak mengatakan tidak akan menambah personel pengamanan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menjelaskan pengamanan Jokowi sudah berstandar tinggi.

" Tak perlu. Kita kan standar sudah high risk. Kalau kita engak tahu kondisinya bagaimana harusnya bisa diantisipasi," ujar Maruli, kepada , Kamis, 10 Oktober 2019.

Maruli mengatakan, pengamanan presiden sudah sesuai dengan standar operasi. Maruli yakin pengamanan tetap ketat.

" Enggaklah kita sudah hitung semua ada SOP-nya. Kalau kami saat dropping harusnya sudah clear. Tidak ada. Kami sudah siaga dan mudah-mudahan tidak terjadi ya," kata dia.

Wacana mengenai peningkatan pengamanan presiden muncul setelah insiden penusukan yang dialami Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten. Kondisi ini membuat Wiranto dan dua orang lain mengalami luka tusuk.

Wiranto saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

Sumber: 

2 dari 5 halaman

Menkominfo Klaim Pembatasan Medsos Efektif Tahan Hoaks

Dream - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menyebut pembatasan penggunaan fitur di media sosial dan instant messenger efektif untuk menahan arus hoaks.

" Efektif, mengapa karena kalau kita menerima, katakan lah, pesan ada tulisan teks, ada gambar, ada video, mana yang paling cepat menyentuh emosi kita, video kan. Video tanpa teks dilahap aja," ujar Rudi di Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Dia mengatakan, saat ini literasi penggunaan media sosial di Indonesia masih minim. Sehingga apabila ada informasi yang belum diketahui keberadaannya, asal mudah terpancing dan menyebarkannya.

" Kadang-kadang karena tingkat literasi kita yang harus dititkatkan, apa saja yang ada terus dilahap," ucap dia.

Saat ini, pemerintah tengah membatasi penggunaan fitur video dan gambar yang ada di Facebook, Instagram, Twitter, WhatsApp dan YouTube.

3 dari 5 halaman

Merasakan Dampaknya

Rudiantara mengaku belum mengetahui sampai kapan pembatasan ini akan dicabut.

" Tunggu kondusif, yang bisa menyatakan suasana kondusif atau tidak tentu dari pihak keamanan," kata dia.

Setelah pihak keamanan dinyatakan kondusif, Rudi berjanji akan mencabut kebijakan pembatasan ini.

" Kalau sudah kondusif kita akan buka akan fungsikan kembali fitur-fitur, karena saya sendiripun merasakan dampak yang saya buat sendiri," ucap dia.

4 dari 5 halaman

Jangan Pernah Unggah Foto KTP dan KK ke Medsos, Bahaya Mengintai!

Dream - Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh mengimbau masyarakat agar tak mengunggah data kependudukan, seperti KTP-el, Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Identitas Anak (KIA) ke media sosial.

Imbauan itu muncul karena mesin pencari Google akan menemukan data pribadi tersebut. Ditakutkan, data itu disalahgunakan bahkan diperjualbelikan oleh para “ pemulung data”.

“ Banyaknya gambar KTP-el dan KK yang tersebar di Google juga menjadi celah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan,” kata Zudan, dilaporkan laman , Senin, 28 Juli 2019.

Baru-baru ini di media sosial beredar penawaran NIK, KTP-el dan KK dari grup tertutup Dream Market Official.

Selama ini, kata Zudan, banyak sekali data dan gambar KTP-el serta KK berseliweran di medsos dan laman pencarian Google.

5 dari 5 halaman

Contohnya

“ Sekadar contoh, ketik ‘KTP elektronik’ di Google, dalam sekedipan mata (0,46 detik) muncul 8.750.000 data dan gambar KTP elektronik yang gambarnya tidak diblur sehingga datanya terpampang atau terbaca dengan jelas. Begitu juga ketika ketik clue ‘Kartu Keluarga’ di Google, maka dalam waktu 0,56 detik muncul tak kurang 38.700.000 hasil data dan gambar KK,” kata Zudan.

Zudan mengatakan, masyarakat juga kerap dengan mudah menyerahkan copy KTP-el, KK untuk suatu keperluan. Misalnya, mengurus SIM melalui biro jasa.

“ Data KTP-el dan Nomor HP kita itu sudah kita sebarluaskan sendiri saat masuk hotel, perkantoran, dan lain-lain. Tak ada jaminan data tadi aman tidak dibagikan ke pihak lain sehingga muncul banyak penipuan,” kata Zudan.

Begitu juga ketika mengisi ulang pulsa di konter atau warung kerap diminta menulis sendiri nomor HP di sebuah buku. Data nomor HP di buku tadi ternyata laku dijual dan ada pembelinya.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone