Politisi Nasdem Syahrul Yasin Limpo (Foto: Tangkapan Layar Kompas TV)
Dream – Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim, sebab Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan tengah melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.
“ Pak Luhut tugas ke luar negeri,” kata Sekertaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Antam Novambar, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 3 Desember 2020.
Dalam surat yang ditandatangani Menteri Sekretariat Negara, Pratikno, Luhut akan menjalani perjalanan dinas selama mulai tanggal 2 hingga 10 Desember 2020. Permintaan izin perjalanan dinas tersebut telah diajukan Luhut kepada Jokowi sejak 22 November 2020.
“ Pada intinya memohon kepada bapak presiden untuk melakukan perjalanan dinas ke luar negeri pada tanggal 2 hingga 10 Desember,” tulis Pratikno dalam surat tersebut.
“ Kami memberitahukan bapak presiden berkenan menunjuk Menteri Pertanian untuk menggantikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim,” tulis Pratikno dalam surat tersebut.
Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tak ingin lama-lama menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Ad Interim. Sebab, dia memiliki setumpuk pekerjaan yang perlu diselesaikan.
“ Soal jabatan ini saya juga tidak mau lama-lama, pekerjaan saya banyak, kok," kata Luhut di Jakarta, Jumat 27 November 2020.
Dia mengaku tidak tahu orang yang bakal menggantikan Edhy sebagai Menteri KKP. Sebab yang jabatan menteri merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.
“ Tanya Presiden. Mana saya tahu kalau itu (kandidat calon menteri),” kata Luhut.
Sementara itu, terkait jabatan Dirjen yang kosong di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Luhut mengatakan telah digantikan. Namun dia tidak menyebut pengganti sejumlah jabatan kosong tersebut.
“ Sudah diangkat, tidak ada masalah, tidak ada satu pun masalah di sini dalam pekerjaan,” kata dia.