Kala Dua Kota Suci Islam Dikepung Hotel Mewah

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 2 Desember 2014 17:01
Kala Dua Kota Suci Islam Dikepung Hotel Mewah
Mekah dan Madinah kini tengah jadi incaran para pebisnis sektor hotel. Jaringan hotel internasional pun dilibatkan mengelola hotel di luar kota suci.

Dream - Kota suci Mekah dan Madinah makin komersil. Sebuah perusahaan jaringan hotel Arab Saudi mengungkapkan rencananya membangun hotel di dua kota suci di negara tersebut.

DUR Hospitality, yang sebelumnya dikenal sebagai Saudi Hotels & Resorts, berencana membuka jaringan hotel Makarim Hotel sebagai bagian dari pariwisata religi di kota-kota suci di Arab Saudi.

Perusahaan juga akan membangun kemitraan dengan perusahaan manajemen dan perhotelan internasional.

Untuk merealisasikan rencananya, DUR Hospitality telah menanamkan investasi sebesar US$ 400 juta. Dana itu akan diinvestasikan ke dalam 14 proyek baru di sektor perhotelan.

Mengutip laman Arabianbusiness, Selasa, 2 Desember 2014, proyek-proyek tersebut akan difokuskan di kota-kota besar Arab Saudi, termasuk sejumlah kota kecil yang memiliki pangsa pasar besar seperti Jubail dan Taif.

Dalam keterangannya, juru bicara DUR Hospitality mengatakan hotel-hotel di dalam Mekah dan Madinah akan dikelola oleh sayap bisnis DUR. Sementara hotel di luar dua kota suci akan dikelola oleh perusahaan internasional.

Saat ini DUR Hospitality adalah pemilik beberapa hotel terkenal di Arab Saudi. Di antaranya adalah Marriott Riyadh, Marriott Executive Apartments, Riyadh and Diplomat Courtyard by Marriott, serta 8 Makarim Hotel di seluruh Arab Saudi.

DUR berencana memiliki 14 aset hingga tahun 2018 dan meningkat menjadi 20 pada 2023.

Beri Komentar