Perpanjangan PPKM Darurat Rawan PHK, Pemerintah Diminta Subsidi Gaji Rp5 Juta

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 13 Juli 2021 16:14
Perpanjangan PPKM Darurat Rawan PHK, Pemerintah Diminta Subsidi Gaji Rp5 Juta
Skenario dibuat untuk mengatasi kasus Covid-19 yang masih tinggi di Indonesia.

Dream – Pemerintah menyiapkan skenario akan memperpanjang PPKM Darurat hingga 6 minggu. Pertimbangannya tak lain masih tingginya risiko penularan Covid-19 di Indonesia, apalagi ada varian virus baru, seperti delta.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, mengatakan, perpanjangan PPKM Darurat bisa berdampak banyak, seperti PHK massal. Pemutusan hubungan kerja pun tak bisa dihindari.

“ Perpanjangan PPKM darurat punya dampak ke menurunnya minat masyarakat untuk berbelanja, gelombang perusahaan yang pailit akan meningkat, khususnya di sektor retail, transportasi, dan pariwisata,” kata Bhima dikutip dari Liputan6.com, Selasa 13 Juli 2021.

Padahal, kata dia, selama Januari-Juni 2021, perusahaan sudah mulai membuka rekrutmen karyawan. Tapi, rencana ini berubah karena perusahaan harus melakukan efisiensi demi bertahan. Salah satunya memangkas jumlah karyawan.

“ Dari Januari-Juni sebenarnya perusahaan sudah mulai lakukan rekrutmen karyawan, tapi rencana ini akan berubah total karena perusahaan harus lakukan efisiensi untuk bertahan,” kata dia.

1 dari 1 halaman

Subsidi Gaji

Bhima menyarankan pemerintah membantu perusahaan agar PHK massal tidak terjadi. Contohnya, memberikan subsidi gaji.

“ Sebaiknya pemerintah keluarkan bantuan subsidi upah senilai Rp5 juta per pekerja selama masa perpanjangan PPKM darurat,” kata dia.

Bantuan subsidi upah, lanjut Bhima, diharapkan mencegah perusahaan melakukan PHK sepihak karena tak mampu menanggung biaya operasional pekerja,” kata dia.

Sumber: Liputan6.com/Tira Santia

Beri Komentar